Breaking News:

Berita Solo

DPRD Solo Usul Dishub Bikin Intelejen Awasi Juru Parkir Nakal

Kasus juru parkir (jukir) nakal yang viral beberapa waktu lalu memberi pelajaran penting bagi pengelolaan parkir di Kota Solo.

Istimewa
Seorang jukir di Kepatihan Wetan mengamuk dan menggores mobil milik seorang warga, karena kesal tak dibayar sesuai tarif resmi, Sabtu (29/8/2020). Instagram/@energisolo 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kasus juru parkir (jukir) nakal yang viral beberapa waktu lalu memberi pelajaran penting bagi pengelolaan parkir di Kota Solo.

Anggota Komisi III DPRD Kota Solo, Abdul Ghofar Ismail menilai masih ada celah, sehingga Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo harus meningkatkan pelayanan.

"Tindakan yang dilakukan oleh Dishub (Solo) untuk pengelola parkir sudah lumayan." Katanya saat Dalam program Overview Tribunnews, Kamis (3/9/2020).

"Meskipun tidak mendapat laporan dari pengguna parkir yang dirugikan," imbuhnya.

Ia juga mengimbau agar Dishub Solo lebih aktif dan dapat melakukan pencegahan agar kejadian tersebut tak kembali terulang.

"Perlu peningkatan untuk tidak pasif menunggu laporan, namun bisa aktif lagi dengan cara survey," ucapnya.

Selain melalui survey, Gofar mengusulkan agar Dishub Solo menerjunkan "intel" agar bisa mengawasi kondisi di lapangan dan tak menunggu kebakaran jenggot terlebih dulu.

Ia sendiri mengambil pelajaran tersebut saat melakukan study banding di luar kota Solo.

"Perlu juga semacam intel," kata dia.

"Saya pernah study banding ke beberapa kota mereka ada intel yang tidak berbaju Dishub untuk melihat kondisi di lapangan," bebernya.

"Semata mata hal tersebut untuk meningkatakan pelayanan sehingga kita tidak menunggu kebakaran jenggot," tegasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Cegah Jukir Nakal, Anggota DPRD Solo Ini Usul Dishub Harus Punya "Intel"

Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved