Breaking News:

Kerjasama dengan Asian Development Bank, Undip Gelar Webinar Internasional Percepatan SDGs

Kantor Pemeringkatan Undip bekerjasama dengan ADB selelenggarakan Undip-ADB 2nd International Webinar.

TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Vice President for Knowledge Management and Sustainable Develoment Asian Development Bank (ADB), Ir Bambang Susantono PhD ketika menyampaikan materi dalam Webinar Internasional dengan Fast-Tracking The SDGs at a Time of Crisis yang diselenggarakan Kantor Pemeringngkatan Undip dan ADB, Rabu (2/9/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Pemeringkatan Universitas Diponegoro (Undip) bekerjasama dengan Asian Development Bank (ADB) selelenggarakan Undip-ADB 2nd International Webinar dalam rangkaian Webinar Undip SDGs Series 2020 dengan tema Fast-Tracking The SDGs at a Time of Crisis, Rabu (2/9/2020) kemarin.

Wakil Rektor Riset dan Inovasi Undip, Prof Ambariyanto menyampaikan para pembicara pada webinar ini merupakan pakar dalam bidang masing-masing yang berasal dari berbagai negara.

"Undip menjaga komitmennya untuk aktif berperan dalam berbagai usaha mewujudkan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau agenda tujuan lembangunan berkelanjutan pada tahun 2030," ungkapnya.

Dia menuturkan, satu di antara peran aktif Undip yaitu adanya Undip SDGs Centre dan menjalin kerja sama kemitraan dengan berbagai pihak terkait untuk bersama-sama mewujudkan capaian SDGs.

Dalam webinar tersebut, pembicara utama Ir Bambang Susantono PhD yang merupakan Vice President for Knowledge Management and Sustainable Develoment ADB menyampaika perlunya mengambil langkah percepatan untuk mencapai SDGs.

"Hal itu dilakukan karena mengalami perlambatan karena serangan pandemi covid-19. Dan pencapaian SDGs yang belum menyentuh masyarakat lokal serta capaian 17 SDGs secara rata-rata baru tercapai di bawah 40 persen," ungkapnya.

Dia menuturkan, pada masa pandemi ini ADB menyediakan bantuan penanganan dan pemulihan bagi negara-negara anggota ADB, termasuk Indonesia.

"ADB mengarahkan rekomendasi tiga hal dalam melanjutkan proses pembangunan dalam era pandemi covid-19 yaitu lrogram pemulihan kondisi negara, dengan tetap mempertimbangkan aspek lingkungan," terangnya.

Dia melanjutkan, selain itu juga menjalankan kegiatan bisnis dengan kebijakan dan cara baru yang sesuai dengan new normal.

"Kegiatan pemulihan kondisi akibat pandemi tetap berpegang pada prinsip kelestarian lingkungan hidup yang hijau dan pembangunan yang inklusif dan berkesinambungan," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved