Breaking News:

KPU Minta Bakal Pasangan Calon Pilkada di Jateng Tes PCR Sebelum Daftar

KPU di 21 kabupaten/kota di Jateng buka pendaftaran paslon bupati/wali kota dan wakilnya pada Jumat-Minggu (4-6/9/2020).

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: sujarwo
Istimewa
KPU Jateng menerima penghargaan penyelenggara pemilu terbaik di bidang daftar pemilih berkualitas. Penghargaan diberikan Ketua KPU RI Arief Budiman kepada Ketua KPU Jateng pada acara Evaluasi Pemilu 2019 dan Peluncuran Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Balai Sidang Senayan Jakarta, Senin (23/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 21 kabupaten/ kota di Jawa Tengah akan membuka pendaftaran pasangan calon bupati/ wali kota dan wakilnya pada Jumat-Minggu (4-6/9/2020).

Jelang pendaftaran bakal paslon diminta menjalani pemeriksaan tes Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Keharusan menjalani tes swab tersebut sesuai dengan Peraturan KPU No 10 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan KPU No 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non Alam Covid-19.

"Untuk bakal pasangan calon, sebelum masa pendaftaran akan diminta untuk melakukan pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR)," kata Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajat, Kamis (3/9/2020).

Ssbelum proses pendaftaran, bakal paslon harus menyerahkan bukti surat pemeriksaan dengan hasil negatif.

"Bahwa apapun hasil pemeriksaan PCR itu nantinya, termasuk jika hasilnya positif, maka hal itu tidak akan berpengaruh terhadap pencalonan kandidat," ucapnya.

Kandidat yang dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR tidak diperkenankan datang. Dia wajib menjalani isolasi mandiri. Yang bersangkutan diperkenankan diwakili.

Secara umum, kata dia, KPU Jateng menyampaikan bahwa 21 KPU kabupaten/ kota penyelenggara pemilihan 2020 menyatakan siap untuk melaksanakan tahapan pendaftaran pasangan calon.

Untuk pemeriksaan kesehatan pasangan calon, KPU telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Meliputi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jateng, Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) Jateng, Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng, Rumah Sakit Tipe A di Jawa Tengah ( RSUP Dr Kariadi Semarang,
RSUD Dr Moewardi Solo dan RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten).

"Hasil koordinasi di tingkat provinsi kemudian dilanjutkan dengan koordinasi oleh 21 KPU kabupaten/ kota bersama pihak atau instansi terkait di wilayahnya masing-masing," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved