Breaking News:

Vino Mengaku Tak Bisa Serap Penuh Ilmu dari Materi Online

Pembelajaran praktik secara online di masa pandemi dirasa kurang efektif

Dok. Quipper Via Kompas.com
Ilustrasi Pembelajaran Online 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terkait pembelajaran praktik di masa pandemi yang dilakukan secara online dirasa kurang efektif oleh pelajar.

Siswa SMK mengaku kurang bisa menyerap ilmu yang diajarkan jika praktik digelar secara daring.

Satu di antaranya adalah Vino Prasetyo.

Siswa Kelas XI di SMKN 4 Semarang mengatakan, materi praktik yang diberikan secara online tidak bisa diserap sepenuhnya.

Video Viral Bocah Albino Kembar di Wonogiri Sering Diajak Selfie

Ini Biodata Paula Verhoven Istri Baim Wong Model Asal Semarang yang Bantu Nurul Sopir Angkot Viral

Inilah Sosok Pemuda Mabuk yang Pukuli Mbah Hasyim Hingga Berdarah-darah di Jalan Pemuda Semarang

Terjawab Teka-teki Pendamping Petahana Bupati Rembang Abdul Hafidz: Anak Almarhum KH Cholil Bisri

"Biasanya dilakukan secara tatap muka di mana ada bahan praktiknya lengkap dengan peralatan pendukung serta langsung mengerjakan."

"Dengan cara seperti itu, saya merasa lebih paham," ujar siswa jurusan listrik itu, Kamis (3/9/2020) kemarin.

Sementara saat materi diberikan secara daring, Vino mengaku hanya bisa membayangkan sejumlah peralatan listrik yang biasanya ia pegang.

Oleh karena itu, Vino mengaku ingin segera bisa melakukan praktik secara tatap muka.

Hanya saja, hingga kini belum ada kabar dari pihak sekolah kapan bakal membuka pembelajaran praktik tatap muka.

"Ya pastinya rindu mengikuti materi praktik tatap muka karena jika belajar di rumah peralatan saya tidak lengkap," jelasnya.

Hal senada juga dirasakan Aprita Lukitasari. Siswi Kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Semarang jurusan akuntansi itu mengatakan jika ia kurang memahami materi pembelajaran yang diberikan secara daring.

Selain itu, belajar di rumah terus menerus bagi dia juga membosankan.

"Saya dengar katanya sekolah dibuka tahun depan."

"Pasti sangat membosankan belajar di rumah."

"Jika materi diberikan daring kami kurang paham, apalagi akuntasi isinya angka semua," tambahnya. (Budi Susanto)

Kemarahan Plt Bupati Kudus HM Hartopo Dapati Cuma 2 Orang Perangkat Desa Hadipolo yang Ngantor

Foto-foto Bupati Temanggung Melantik Anak Buahnya di Tempat Pembuangan Sampah

Nasib Tak Jelas Bupati Kendal Mirna Annisa di Pilkada, Puluhan Relawan Petahana Nyatakan Sikap

Kondisi Terkini Mbah Hasyim Seusai Berdarah-darah Dipukuli Pria Mabuk di Jalan Pemuda Semarang

Penulis: budi susanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved