Breaking News:

Polsek Ciracas Diserang

Demi Nama Baik TNI AD, Jenderal Andika Perkasa Rogoh Kocek Pribadi Ganti Rugi Korban Ciracas

Demi nama baik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa pasang badan.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan keterangan saat konferensi pers terkait dengan perusakan Kantor Polsek Ciracas, di Mabesad, Jakarta, Minggu (30/8/2020). Dalam keterangannya, Kasad Andika Perkasa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sipil dan anggota Polri atas peristiwa penyerangan di Kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur, dan telah memeriksa 12 orang oknum prajurit TNI AD yang terlibat dalam aksi tersebut. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Demi nama baik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa pasang badan.

Jenderal Andika Perkasa rela rogoh kocek pribadi senilai Rp 388 juta untuk menalangi bayar ganti rugi bagi para korban insiden Ciracas.

Seperti diberitakan puluhan oknum anggota TNI AD terlibat penyerangan dan perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur serta penganiayaan terhadap sejumlah warga sipil akhir pekan lalu.

Lagi Berdua dengan Pacar di Semarang Utara, Remaja Ini Dibacok Orang Mabuk

Sempat Dianggap Punah, Anjing Bernyanyi Ditemukan Lagi di Puncak Jaya Papua 

Sedang Pesta Miras, Kumpulan Warga Ini Tertangkap Basah Tim Resmob Elang Semarang Utara 

Buronan Mabes Polri Kasus Pajak Michael Tirta Ditangkap di Bali

TNI AD kini  mulai membayar ganti rugi untuk para korban.

Jenderal Andika Perkasa marah besar saat mengetahui pelaku kekerasan terhadap warga sipil dan pembakaran Mapolsek Ciracas adalah anak buahnya.

Ia bahkan memastikan oknum TNI yang melakukan kekerasan itu akan dipidana, dipecat dan diminta membayar ganti rugi.

Toh, Jenderal Andika Perkasa akhirnya masih berbaik hati menalangi ganti rugi tersebut.

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI AD sudah memeriksa 50 oknum anggota TNI AD terkait kasus penyerangan Polsek Ciracas, beberapa waktu lalu.

Mereka yang diperiksa itu berasal dari 19 satuan yang berbeda.

Dari 50 orang yang diperiksa itu, Puspom TNI AD kemudian menetapkan 29 di antaranya sebagai tersangka.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved