Breaking News:

Pilkada 2020

Jokowi Minta Bawaslu & Polri Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada

Presiden Joko Widodo meminta Bawaslu menindak tegas pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan calon kepala daerah pada Pilkada 2020.

ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Presiden Joko Widodo mengenakan masker saat memimpin upacara pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2020). Presiden secara resmi melantik Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT menggantikan Komjen Pol Suhardi Alius. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindak tegas pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan calon kepala daerah pada Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka sidang kabinet tentang pemulihan sektor kesehatan dan ekonomi di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9/2020).

"Diberikan ketegasan betul. Polri juga berikan ketegasan mengenai ini. Aturan main di Pilkada. Karena jelas di PKPU-nya sudah jelas sekali.

Jadi ketegasan, Mendagri dengan Bawaslu biar betul-betul ini diberikan peringatan keras," kata Jokowi lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden.

FOCUS: Para Penantang Corona di Pilkada

Kata Mirna Seusai Ditinggal Gerindra hingga Tak Bisa Maju di Pilkada Kendal 2020

Menaker Ida Fauziyah Minta HRD Perusahaan Bantu Cairkan Subsidi Gaji Rp 600 Ribu

Demi Nama Baik TNI AD, Jenderal Andika Perkasa Rogoh Kocek Pribadi Ganti Rugi Korban Ciracas

Inilah 9 Universitas Terbaik Indonesia Versi THE World University Rankings 2021

Ia pun meminta Satgas Penanganan Covid-19 mewaspadai munculnya klaster penularan Covid-19 akibat kerumunan massa yang berkumpul saat masa kampanye Pilkada 2020.

Jika tak diwaspadai, ia khawatir Pilkada 2020 akan mengakibatkan lonjakan kenaikan kasus baru Covid-19 di daerah-daerah yang menghelat pesta demokrasi lokal itu.

Jokowi pun mengingatkan Satgas Penanganan Covid-19, Menteri Kesehatan, Kapolri, dan Panglima TNI untuk menyisir klaster yang berpotensi muncul dan menularkan Covid-19.

Menurut Jokowi, klaster penularan yang sekarang bermunculan namun jarang disadari ialah klaster perkantoran dan klaster keluarga.

Ia menilai masyarakat banyak yang merasa aman ketika sudah sampai di rumah dan kantor.

Padahal di kantor banyak tejadi pelanggaran protokol kesehatan.

Demikian pula di rumah, ia menilai masih banyak masyarakat yang langsung berinteraksi dengan keluarga tanpa membersihkan diri terlebih dahulu setibanya mereka di rumah.

"Hati-hati, ini perlu saya sampaikan, hati-hati yang namanya klaster kantor. Yang kedua, klaster keluarga. Hati-hati. Yang terakhir, juga klaster pilkada. Hati-hati ini agar ini selalu diingatkan," kata Jokowi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Minta Bawaslu Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada"

Bakal Paslon Hafidz-Hanies Deklarasi Virtual Pencalonan Diri di Pilkada Rembang 2020

Kaesang Beli Olshop dari Penipu: Sudah Transfer Kirim Alamat Istana Presiden, Malah Dikembalikan

Beredar Info Paslon Bisa Loloskan Nama di Seleksi Perangkat Desa, Ini Penjelasan Pemkab Semarang

Pedagang di Malioboro Yogya Meninggal Terinfeksi Covid-19, Wawali: Masih Aman, PKL Diizinkan Jualan

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved