Breaking News:

Berita Pekalongan

Polisi Tangkap Pengedar Kiriman Ganja yang Disembunyikan di Dalam Sepatu Olahraga

Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan berhasil mengamankan, Kamaluddin (25) warga Buaran, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah penge

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan berhasil mengamankan, Kamaluddin (25) warga Buaran, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pengedar ganja kering yang sedang mengambil paket narkoba di kantor jasa ekspedisi yang berada di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Penangkapan tersangka ini terjadi pada Minggu (6/9/2020) pada pukul 12.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan terkait penangkapan hal tersebut.

Jessica Iskandar Jujur Kepada Anak Tak Cocok dengan Richard Kyle, El Barack Masih Berharap

Update Virus Corona Kota Semarang Senin 7 September 2020

Ini Peran 5 Oknum TNI AL Tersangka Ciracas, 2 dari TNI AU Bebas, KSAD Ganti Rugi Rp 594 Juta

Tagar Melisa Trending di Twitter, Kisah Pilu ARMY Fans BTS yang Bunuh Diri karena Dibenci Ayahnya

"Betul mas kemarin, ada penangkapan terkait kasus narkoba," kata AKP Akrom, Senin (7/9/2020).

Menurutnya, penangkapan tersangka ini berdasarkan informasi yang diterima oleh petugas bahwa pada hari Minggu (6/9/2020), akan ada pengiriman paket yang diduga berisi daun ganja kering dengan tujuan Kabupaten Pekalongan.

Dari informasi tersebut, anggota Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan.

Pada pukul 11.45 WIB, petugas mencurigai seorang pemuda yang diketahui Kamaluddin masuk ke kantor ekspedisi di daerah Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, dan diduga akan mengambil paket tersebut.

"Saat tersangka keluar dari kantor tersebut, tim langsung mengamankan Kamaluddin dan memerintahkan untuk membuka paket tersebut."

"Setelah dibuka benar dalam paket itu ada 2 paket daun ganja kering dengan berat sekitar 95 gram, terbungkus plastik transparan dibalut almunium foil di masukan di dalam sepatu olahraga warna putih," ujarnya.

Pihaknya menambahkan, dari keterangan tersangka, Kamaluddin membeli barang tersebut dari Medan dengan harga Rp 1,4 juta.

"Untuk mempertanggung jawabkan atas segala perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 111 ayat 1, Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika yang ancaman hukumannya pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 1 miliyar dan paling banyak Rp 10 miliar. (Dro)

Bank Jateng dan Pemkot Semarang Bagikan 250 Bantuan Sembako ke Warga Srondol Kulon

Menabung 10 Tahun di Bank BRI Cabang Slawi, Eli Tak Menyangka Bisa Menangkan Hadiah 1 Unit Mobil

Percepat Penanganan Korban Kecelakaan, Polres Semarang Bentuk Unit Keselamatan Terpadu

Wali Kota Hendi Sebut Masih Ada 500 Warga Semarang Berjuang Sembuh dari Covid-19

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved