Breaking News:

Selama Lima Bulan, 103 Warga Tegal Positif Covid-19

Sejak diumumkan kasus pertama positif Covid-19 pada 6 April, terdapat 130 warga Tegal terkonfirmasi positif Covid-19.

IST
ilustrasi penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL -  Sejak diumumkan kasus pertama positif Covid-19 pada 6 April 2020, terdapat 130 warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal dr. Joko Wantoro mengatakan, sebelumnya ada penambahanan 9 kasus baru dalam empat hari terakhir. Kesembilan kasus tersebut disumbang dari pelaku perjalanan.

"Terutama yang pulang dari Jakarta ataupun yang berinteraksi dengan mereka yang datang dari Jakarta. Untuk itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan," kata Joko dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (7/9/2020).

Menurut Joko, Satgas Jogo Tonggo sebagai lini terdepan pencegahan penularan Covid-19 harus kembali bekerja mendata warga yang baru pulang dari Jabodetabek.

"Kemudian bisa mengarahkannya untuk isolasi mandiri selama 14 hari di rumah sebelum berinteraksi dengan lingkungan tetangga. Syukur-syukur bisa melakukan uji cepat mandiri, itu lebih baik,” ujarnya.

Joko pun menggarisbawahi soal kewaspadaan masyarakat berbelanja di pasar. Pihaknya mencatat, ada dua pedagang di Pasar Trayeman yang tepapar Covid-19 baru-baru ini.

“Sebenarnya sepanjang protokol kesehatan bisa diterapkan di lingkungan pasar, baik oleh pembeli maupun pedagang yang berjualan, risiko penularannya bisa diminimalisir,” katanya.

Selain penambahan sembilan kasus baru di mana satu orang dinyatakan sudah sembuh, ada penambahan tujuh pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19.

"Dengan demikian dari 103 kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal, 80 orang dinyatakan sembuh, 12 orang sedang menjalani perawatan dan 11 orang meninggal dunia," pungkasnya.

Sementara itu, mengacu data Covid19.tegalkab.go.id, total ada 47.853 pelaku perjalanan (PP) yang tercatat hingga Senin (7/9/2020). Dari jumlah itu, 15 orang di antaranya masih dipantau oleh Satgas Covid-19.

Satgas juga masih mencatatkan kasus tanpa gejala (OTG) sebanyak 1.144, dengan 308 di antaranya masih dipantau hingga sekarang. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah total 1.456, dan 415 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Rinciannya, 26 orang masih dirawat, 56 meninggal dunia, dan 333 lainnya dinyatakan sembuh. (*)

Editor: sujarwo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved