Breaking News:

Berita Kabupaten Semarang

Muncul Isu Jual Beli Jabatan Perangkat Desa, Polres Semarang Tunggu Laporan Resmi

Polres Semarang masih menunggu laporan resmi mengenai munculnya dugaan jual beli jabatan dalam Seleksi Perangkat Desa 2020 di Kabupaten Semarang.

GOOGLE
Ilustrasi dugaan jual beli jabatan 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Polres Semarang masih menunggu laporan resmi mengenai munculnya dugaan jual beli jabatan dalam Seleksi Perangkat Desa 2020 di Kabupaten Semarang.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan sejauh ini pihaknya masih melakukan pengamatan terhadap proses seleksi perangkat desa.

"Apabila memang ada indikasi kecurangan kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut.

Namun hingga saat ini belum ada laporan ke kami terkait jual beli jabatan.

Jadi kami masih menunggu dan siap memproses pihak-pihak terkait sesuai hukum," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (8/9/2020).

Wajah Pemabuk Pukuli Mbah Hasyim Semarang, Sudah 4 Kali Keluar Masuk Penjara

Ini Peran 5 Oknum TNI AL Tersangka Ciracas, 2 dari TNI AU Bebas, KSAD Ganti Rugi Rp 594 Juta

Daeng Koro, Pecatan Kopassus Keluar Penjara Gabung Kelompok Teroris Jadi Panglima Laskar Jihad

Kisah Bayi Dibuang di Depan Warung di Kudus Berakhir Bahagia, Kini Diadopsi Perawat Puskesmas

Menurut AKP Onkoseno, terkait ancaman hukuman yang dapat menjerat para pihak dalam praktik jual beli jabatan belum dapat dipastikan karena melihat modus operandi setiap kasus.

Ia menambahkan, meskipun begitu sesuai isu yang muncul atas adanya praktik jual beli jabatan dapat dijerat menggunakan undang-undang tindak pidana korupsi.

"Terkait pasal kami belum bisa memastikan karena harus melihat modusnya dulu.

Sehingga pasal yang diterapkan dapat bermacam-macam," katanya

Pihaknya menghimbau agar tidak ada yang tergiur dengan tawaran-tawaran dari para pihak mengaku dapat meloloskan seleksi.

Jika terbukti siapa pun yang terlibat dapat dijerat pidana.

Terpisah, Kepala Dispermades Kabupaten Semarang Heru Purwantoro menyatakan pada seleksi hari pertama seluruh hasil penilaian perserta langsung diserahkan kepada panitia seleksi tingkat desa.

"Tidak ada jeda untuk bermain dari pihak panitia.

Kami juga melibatkan aparat kepolisian dari pagi sampai malam menunggui proses seleksi di Undaris," ujarnya

Dia menjelaskan, pada hari pertama seleksi perangkat desa di Kabupaten Semarang diikuti 12 desa dengan 17 formasi jabatan.

Sedang peserta yang hadir tes sebanyak 146 orang.

Ketua Panitia Seleksi Perangkat Desa 2020 dari Undaris Wiwik saat dikonfirmasi baik melalui telepon maupun pesan WhatsApp tidak memberikan keterangan. (ris)

Kemunculan Ormas Kandang Wesi Tunggul Rahayu: Ubah Lambang Negara Indonesia dan Bikin Uang Sendiri

Luna Maya Geram Dengar Raffi Ahmad Dituduh Menikah Siri dengan Ayu Ting Ting

Cerita Mistis Indah Murti Sang Perias Jenazah di Semarang, Sering Dikentutin Jenazah

Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Timnas U19 Indonesia Vs Kroasia di NET TV dan Mola TV

 

 

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved