Breaking News:

Berita Kudus

Plt BupatI Kudus HM Hartopo Ingatkan Bahaya Pemanasan Global

‎Efek pemanasan global atau global warming semakin mengkhawatirkan di dunia, termasuk di Kabupaten Kudus.

TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Plt Bupati Kudus HM Hartopo memaparkan bahaya pemanasan global dalam Focus Group Discussion (FGD) di Djarum Oasis Kudus, Selasa (8/9/2020).‎ 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - ‎Efek pemanasan global atau global warming semakin mengkhawatirkan di dunia, termasuk di Kabupaten Kudus.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo berencana melakukan ‎penanaman pohon serta penebaran benih ikan.

Bakti sosial yang diselenggarakan bersama Polres Kudus itu rencananya akan dihadiri Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro di area Waduk Logung, Rabu (9/9/2020).

Hartopo mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan dalam bersinergi dengan unsur-unsur terkait.

Pihaknya selalu mendukung langkah-langkah pihak lainya dalam upaya melestarikan lingkungan.

"Saya mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Semoga dengan kesadaran kita semua dapat mencegah terjadinya pemanasan global yang semakin meluas di bumi tercinta," terangnya dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Climate Crisis is Real and Why We Must Take Actions di Djarum Oasis Kudus, Selasa (8/9/2020).‎

Hartopo juga berpesan agar dalam pelaksanaan kegiatan penanaman pohon, tebar benih ikan, dan bakti sosial dapat berjalan baik serta tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Pemakaian masker, jaga jarak, cuci tangan serta pembatasan jumlah peserta harus selalu diperhatikan demi terhindar dari klaster baru yang kemungkinan terjadi," tandasnya.‎

Vice President Director Djarum Foundation FX. Supandji mengatakan, pemanasan global yang terjadi telah merubah iklim dunia dan menjadikan suhu udara lebih ekstrim.

"Pemanasan global pada abad ini telah menjadikan suhu udara naik sehingga iklim berubah drastis. Tentu dapat berdampak langsung pada tatanan ekosistem yang ada di bumi termasuk manusia," terangnya.

Djarum Foundation menggandeng Pemkab Kudus berkomitmen membuat perubahan agar dapat tercipta iklim yang normal kembali.

"Kerjasama ini perlu terjalin dalam menciptakan lingkungan yang alami, sehingga keseimbangan alam dapat terjaga," ucapnya. (raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved