Breaking News:

Berita Banyumas

Era Digitalisasi Transaksi Pembayaran, Bupati Banyumas Achmad Husein Resmikan QRIS

Acara peresmian digitalisasi transaksi pembayaran non-tunai melalui QRIS dilaksanakan di Pendopo Sipanji Purwokerto pada, Rabu (9/9/2020)

TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein bersama dengan kepala BI Purwokerto, Samsun Hadi saat acara peresmian digitalisasi transaksi pembayaran non-tunai melalui QRIS dilaksanakan di Pendopo Sipanji Purwokerto pada, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Dalam rangka mendorong Kabupaten Banyumas go-digital, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menginisiasi digitalisasi transaksi pembayaran non-tunai melalui implementasi QRIS pada pasar rakyat dan pariwisata milik Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Acara peresmian digitalisasi transaksi pembayaran non-tunai melalui QRIS dilaksanakan di Pendopo Sipanji Purwokerto pada, Rabu (9/9/2020).

Digitalisasi transaksi pembayaran non-tunai dilakukan dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah di Kabupaten Banyumas melalui implementasi QRIS pada retribusi pasar rakyat, yaitu Pasar Manis sebagai pilot project.

Selain Pasar Manis ada pula empat tempat lainnya di Banyumas, yaitu seperti di Lokawisata Baturraden, Taman Bale Kemambang, Taman Hiburan Rakyat (THR) Pangsar Soedirman, dan Taman Rekreasi Andhang Pangrenan.

Disamping itu transaksi digital non-tunai melalui aplikasi juga mulai diterapkan pada pajak restaurant dan hotel yang sebanyak 500 buah yang difasilitasi oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng).

Disamping untuk retribusi, QRIS juga telah diimplementasikan para pedagang di Pasar Manis, dan para pedagang di lokawisata.

Dengan masifnya implementasi QRIS dengan retribusi dan transaksi jual beli pedagang diharapkan akan tercipta ekosistem non-tunai secara digital di dalamnya.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan dalam sambutannya jika banyak kasus covid-19 di pasar-pasar karena transaksi uang cash.

"Transaksi cash sangat rawan sekali terhadap penyebaran covid-19 dan tangan itu adalah sumber utama penyebaran virus.

Melalui transaksi pembayaran non-tunai dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus corona," ungkap Husein kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (9/9/2020).

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved