Breaking News:

UKSW Salatiga

UKSW Salatiga Luncurkan Situs Pasar Dusun Bantu Warga Desa Pasarkan Produk

Kenormalan baru pasca pandemi Covid-19, mengubah gaya hidup dan tatanan ekonomi hingga ke pelosok wilayah pedesaan.

IST
UKSW Luncurkan Situs Pasar Dusun Bantu Warga Desa Pasarkan Produk 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kenormalan baru pasca pandemi Covid-19 mengubah gaya hidup dan tatanan ekonomi hingga ke pelosok wilayah pedesaan.

Kondisi ini akhirnya mau tidak mau memaksa para pelaku bisnis hasil pertanian di desa mentransformasi model pemasaran dari bentuk konvensional ke digital.

“Pemberlakuan kebijakan social distancing dan pembatasan sosial berskala besar sebagai upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 membawa dampak pada dunia bisnis di Indonesia. Aktivitas ekonomi dan perdagangan menjadi lesu. Saat pandemi petani di desa tetap melaksanakan panen raya, namun mengalami kesulitan mendistribusi hasil panen karena putus kontrak dengan pengusaha rumah makan dan hotel yang usahanya tutup selama pandemi,” tutur dosen Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Dr. Evi Maria., M. Acc., Ak., CA.

Evi menambahkan, pandemi Covid-19 juga membuat penduduk di pedesaan mengalami kesulitan transaksi perdagangan karena sebagian besar aktivitas bisnisnya masih mengandalkan toko fisik dan penjualan secara langsung.

Akibatnya, terjadi penurunan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Kondisi ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Oleh sebab itu, perlu strategi bisnis baru di pedesaaan untuk mempercepat pemulihan ekonomi desa pasca Covid-19.

Berangkat dari hal tersebut, Evi bersama sejumlah rekan dosen di UKSW yakni Suharyadi, S. Kom., M.Cs., Rini Kartika Hudiono, S.Pd., MA, dan Agus Supratiktno., M.Th melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM)  meluncurkan sebuah situs pemasaran  online  berbasis  website, Agustus lalu di FTI UKSW.

Situs pemasaran online yang diberi nama Pasar Dusun tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada Dusun Srumbung Gunung, Desa Poncoruso, Kabupaten Semarang.

Situs Pasar Dusun yang dapat diakses melalui https://pasardusun.sakoo.id/ ini dikelola oleh anak-anak muda Dusun Srumbung Gunung yang tergabung dalam sebuah organisasi yang bernama Creative Peace Srumbung Society (CPSS).

“Masyarakat Dusun Srumbung Gunung dan sekitarnya dapat memasarkan produk-produk yang dihasilkannya dalam situs Pasar Dusun. Harapannya, penggunaan situs Pasar Dusun membuat produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat dapat dipasarkan dalam jangkauan yang lebih luas dan akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat serta menggerakkan ekonomi desa pasca Covid-19,” tutur Evi yang sekaligus merupakan koordinator PKM ini.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved