Breaking News:

Berita Semarang

Data Kasus Covid-19 Pemkot Semarang dan Satgas Pusat Berbeda, Ternyata 1.467 Kasus Tidak Ditemukan

Data kasus Covid-19 aktif milik Pemerintah Kota Semarang dan Satgas Covid-19 Pusat terjadi perbedaan.

TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam memberikan pemaparan terkait kasus covid-19 di Kota Semarang saat dialog bersama DPRD di Gets Hotel, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Data kasus Covid-19 aktif milik Pemerintah Kota Semarang dan Satgas Covid-19 Pusat terjadi perbedaan.

Sebelumnya Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito melalui tayangan akun YouTube BNPB, Senin (31/8/2020) lalu, menyampaikan data kasus Covid-19 aktif di Kota Semarang menduduki peringkat pertama dengan 2.317 kasus.

Kemudian, Wiku juga kembali menyampaikan data pada Selasa (8/9/2020) bahwa kasus Covid-19 aktif di Kota Semarang sebanyak 2.591 kasus.

Data tersebut jauh berbeda dengan data yang ditampilkan Pemerintah Kota Semarang pada laman siagacorona.semarangkota.go.id.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menyampaikan, telah berkomunikasi dengan pusat terkait perbedaan data tersebut.

Pihaknya meminta data kepada pusat untuk dicocokan dengan data yang dimiliki Pemerintah Kota Semarang.

Data pusat menyebutkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Semarang sebanyak 8.961.

Padahal, data Pemkot tidak mencapai jumlah itu.

Pihaknya mencocokan satu persatu data dari pusat. Hasilnya, ada 326 kasus Kabupaten Semarang yang masuk ke data Pemkot Semarang.

Sebanyak 927 kasus yang sudah non aktif ternyata masih terdata aktif di data pusat.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved