Breaking News:

Promoter Polda Jateng

Kapolres Wonogiri Berharap Penyelenggaraan Pilkada 2020 Selalu Terapkan Protokol Kesehatan

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing berharap penyelenggaraan tahapan pemilihan kepala daerah Kabupaten Wonogiri 2020 tetap menerapkan protokol ke

IST
Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing saat membagikan masker di kawasan Pasar Wonogiri, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing berharap penyelenggaraan tahapan pemilihan kepala daerah Kabupaten Wonogiri 2020 tetap menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi munculnya klaster baru.

Itu disampaikannya saat acara Kampanye Budaya Penggunaan Masker Serta Deklarasi Kepatuhan Protokol Kesehatan Kabupaten Wonogiri yang dilaksanakan secara serentak di 25 Kecamatan di depan Pasar Wonogiri pada Kamis (10/9/2020).

Dalam kesempatan itu tim gabungan juga menyambangi kawasan Pasar Wonogiri dalam rangka mengampanyekan budaya penggunaan masker sebagai upaya antisipasi penyebaran virus Covid-19.

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing menyampaikan, kegiatan ini menindaklanjuti kebijakan pemerintah tentang Kampanye budaya masker guna pencegahan penyebaran Covid -19. Ada sebanyak 3.575 masker yang dibagikan kepada masyarakat.

Di sisi lain pemerintah saat ini tengah fokusk dalam upaya menggerakan roda perekonomian dan pemulihan ekonomi secara Nasional di tengah situasi pandemi covid-19.

"Pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri tahun 2020 ini masih masa pandemi, untuk itu segala aktivitas pelaksanaan pemilihan kepala daerah harus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Baik oleh penyelenggara Pemilu, Peserta Pemilu, unsur pengamanan dan masyarakat secara umum, sehingga diharapkan tidak terjadi klaster baru yang terjadi pada saat pesta demokrasi ini," katanya.

Dia menambahkan, Presiden, Joko Widodo telah mengeluarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan Pengendalian covid-19.

Inpres tersebut mengatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan dan untuk memberikan landasan hukum bagi upaya penanganan situasi pandemi covid-19.

Serta meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

"Melalui Inpres ini diharapkan masyarakat, para pelaku usaha dan pihak pengelola fasilitas Umum dapat lebih tertib dan disiplin dalam menjalankan Protokoler kesehatan, antara lain.

Seperti penggunaan masker, menjaga jarak serta Menyediakan tempat cuci tangan," ucap Kapolres Wonogiri.

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santoso mengungkapkan, daerah Wonogiri saat ini yang masih sulit dideteksi yaitu klaster perjalanan.

Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada semua masyarakat supaya selalu memperhatikan protokol kesehatan saat melakukan perjalanan.

"Perjalan jauh untuk bersenang-senang hendaknya kita tunda dahulu.

Saya mengajak kepada masyarakat Wonogiri untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar klaster klaster dapat segera hilang.

Saya mengajak semua elemen masyarakat termasuk sekolahan, Pondok Pesantren dan Parpol bersama sama memperhatikan protokol kesehatan sehingga tatanan new normal dapat kita terapkan," pungkasnya. (Ais).

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved