Breaking News:

Pilkada Kendal 2020

Sekda Kendal Minta KPU dan Bawaslu Harus Tegas Batasi Proses Kampanye Pilkada

Sebagai upaya menekan laju pertumbuhan covid-19, Pemerintah Kabupaten Kendal kembali mengkampanyekan gerakan wajib pakai masker dan kepatuhan protokol

TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Pemkab Kendal bersama Polres dan Kodim 0715/Kendal membagikan masker serta sosialisasi kepatuhan protokol kesehatan guna mencegah klaster baru, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebagai upaya menekan laju pertumbuhan covid-19, Pemerintah Kabupaten Kendal kembali mengkampanyekan gerakan wajib pakai masker dan kepatuhan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Warga pun diminta tak boleh kendor dalam mematuhi protokol kesehatan hingga Pilkada nanti.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Moh Toha mengatakan, kampanye tersebut dilakukan guna menekan laju pertumbuhan covid-19, serta mewujudkan Pilkada Kendal 2020 yang aman, damai, dan sejahtera.

Kabar Duka, Dokter Daniel Pemilik Bandeng Presto Juwana Elrina Semarang Meninggal Dunia

Pak RT Madiun Lecehkan Petugas Sensus Sampai Trauma, Suami Tak Terima Teriak ke Wali Kota

Tak Ada yang Berani Bangunkan Luna Maya, Ayu Dewi Menunggu Depan Rumah hingga Setengah Jam

Kesaksian Tetangga Detik-detik Sebelum Fanni Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya

Bahkan pihaknya menegaskan dan meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat agar membatasi proses kampanye sebagaimana aturan yang sudah ditentukan oleh KPU RI.

"Tahapan Pilkada yang berpotensi mengundang massa harus dibatasi.

KPU dan Bawaslu harus tegas apa saja yang harus dibatasi dan dicegah dalam pelaksanaan proses Pilkada nanti," terangnya di Kendal, Kamis (10/9/2020).

Lebih lanjut, Moh Toha menyayangkan hingga saat ini masih banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan sehingga kasus pasien positif covid-19 di Kabupaten Kendal terus bertambah hingga mencapai 620 kasus.

Pihaknya juga meminta agar semua elemen bergerak bersama untuk membangun kesadaran.

Sejumlah sanksi sosial tetap akan diberikan kepada para pelanggar protokol kesehatan.

Pemkab Kendal juga siap memberikan sanksi lebih tegas apabila masyarakat tak kunjung sadar dan patuh sebagaimana Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 tahun 2020 terkait Perubahan atas Perbup Nomor 51 tahun 2020 tentang kewajiban menggunakan masker dan jaga jarak dalam pencegahan dan penanggulangan covid-19.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved