Breaking News:

Berita Video

Video Covid-19 Kabupaten Tegal per 9 September Capai 107 Kasus

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal tren nya semakin meningkat. Setelah update terakhir pada Minggu (6/9/2020) jumlah kasus ada 103 orang.

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berikut ini video Covid-19 Kabupaten Tegal per 9 September capai 107 kasus.

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal tren nya semakin meningkat. Setelah update terakhir pada Minggu (6/9/2020) jumlah kasus ada 103 orang.

Per Selasa (8/9/2020) jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 4 orang, jadi saat ini total sebanyak 107 kasus.

Hal ini, disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, Rabu (9/9/2020) saat menghadiri acara preskon yang berlangsung di Co-Working Space Trasa.

Joko menjelaskan, dari total 107 kasus yang tercatat per 8 September 2020 ini, terbagi untuk pasien sembuh sebanyak 81 kasus, yang masih dirawat 6 kasus, isolasi mandiri 9 kasus, dan meninggal dunia 11 kasus, jadi total ada 107 kasus.

Sedangkan jumlah kasus suspek atau yang sebelumnya disebut kasus PDP, saat ini jumlah kumulatif sebanyak 484 orang.

Dengan rincian kasus sembuh sebanyak 394 orang dan meninggal dunia 60 orang. Sedangkan yang masih dirawat ada 30 orang.

"Dari total 107 kasus, distribusi per kecamatan secara kumulatif yaitu di Margasari sebanyak 4 orang, Bumijawa 3 orang, Bojong 1 orang, Balapulang 2 orang, Pagerbarang 10 orang, Lebaksiu 8 orang, Jatinegara 0 kasus, Kedungbanteng 2 orang, Pangkah 8 orang, Slawi 10 orang, Adiwerna 8 orang, Talang 14 orang, Dukuhwaru 3 orang, Tarub 6 orang, Kramat 8 orang, Suradadi 1 orang, Warureja 8 orang, dan Dukuhturi 11 orang, jadi total keseluruhan saat ini 107 orang," ungkap Joko, pada Tribunjateng.com, Rabu (9/9/2020).

Sementara itu, jika dilihat dari perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tegal per bulannya, sejak kasus terkonfirmasi Covid-19 ada di Kabupaten Tegal, pada Maret 2020 ada 1 orang, April bertambah 11 orang, Mei bertambah 5 orang, Juni bertambah 17 orang, Juli bertambah 19 orang, Agustus bertambah 41 orang, dan September sampai hari ini Rabu (9/9/2020) bertambah 13 orang.

Menurut Joko, dari total 107 kasus tersebut, jika dianalisa dalam sebuah kalster maka 86 kasus merupakan kasus impor yang sebagian besar berasal dari Jakarta.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved