Breaking News:

Berita Semarang

Hindari Jalan Dokter Wahidin Semarang, Ada Proyek Drainase Bikin Lalu Lintas Macet

Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Dokter Wahidin, Candisari, Kota Semarang terpantau padat merayap pada Jumat (11/9/2020) siang-sore ini.

TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Petugas mengerjakan proyek pembangunan drainase di kawasan depan SMA Saint Louis, Jalan Dokter Wahidin, Candisari, Kota Semarang, Jumat (11/9/2020). (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Dokter Wahidin, Candisari, Kota Semarang terpantau padat merayap pada Jumat (11/9/2020) siang-sore ini.

Di sejumlah titik di sana terlihat para petugas sedang melakukan proyek pembangunan drainase.

Pangkal kepadatan berada di beberapa titik yang sedang dibangun proyek itu.

Saldo Tabungan Puluhan Nasabah Bank di Pekalongan Mendadak Hilang, Ini Penjelasan Aestika

Kepala Manyung Bu Fat Semarang Jadi Klaster Baru Covid, 25 Orang Diswab, Bagaimana Nasib Pengunjung?

Pelakor Sempat Kejang-kejang Saat Berhubungan Badan dengan Suami Orang, Tak Lama Kemudian Tewas

Tenaga Kesehatan Dibuat Ketakutan saat Seorang Pasien Covid-19 Tiba-Tiba Mengamuk di Rumah Sakit

Di antaranya di depan SMA Saint Louis Semarang, depan Masjid Raya Candi Lama dan seberang SPBU Dr Wahidin.

Untuk arus menuju arah Jatingaleh, kepadatan terjadi mulai sekitar depan SPBU Dr Wahidin hingga depan Polsek Candisari.

Sedangkan untuk arus menuju Tanah Putih, kepadatan terjadi mulai sekitar daerah restoran Phuket hingga daerah Kaliwiru.

“Pengerjaan dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, salah satu yang kami usulkan yakni pengerjaan drainase atau saluran di wilayah itu,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang Sih Rianung.

Sementara itu, pihak Dinas Perhubungan Kota Semarang juga mengantisipasi terjadinya kepadatan dengan melakukan penutupan jalan sementara (buka-tutup) di sepanjang jalan itu pada malam hari.

“Kami lakukan rekayasa (lalu lintas) sementara.

Di sana agak trouble karena ada proyek saluran,” ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Pihak dinas perhubungan juga memasang sejumlah water barrier dan rambu-rambu proyek.

Beberapa di antaranya di darrah Kaliwiru, agar kendaraan dari Jatingaleh dan Sultan Agung tidak bisa menuju Jalan Dokter Wahidin.

Kendaraan yang melaju dari arah Kasipah juga diarahkan langsung menuju ke arah Kaliwiru.

Namun, lanjut Endro, penutupan tersebut tidak berlaku sepanjang hari.

“Tergantung situasi dan kondisi, jadi kami pantau terus,” imbuhnya. (tribunjateng/rez)

Relawan Uji Vaksin Positif Covid-19 Usai ke Kota Semarang, Kadinkes : Itu Menyudutkan Kami

Warga Sragen Punya Jogging Track Baru Sepanjang 950 Meter di Plumbungan

Beragam Modus yang Digunakan dalam Peredaran Rokok Ilegal, Ini Daftarnya

Awal Oktober Stadion Citarum Sudah Siap Jadi Kandang PSIS Semarang Arungi Sisa Laga Liga 1 2020

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved