Breaking News:

Virus Corona Jateng

Bupati Sebut Sekira 36 Ribu Orang di Banyumas Berisiko Tinggi Tertular Covid-19, Inilah Mereka

Berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat sekira 36.000 orang di Banyumas yang masuk kategori berisiko tinggi tertular covid-19

TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat bersama istri Erna Husein. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat sekira 36.000 orang di Banyumas yang masuk kategori berisiko tinggi tertular covid-19.

Hal itu dikatakan oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein yang sedang mendata warga yang berisiko tinggi tertular virus corona.

Mereka berasal dari kelompok para lansia dan orang-orang yang memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid.

Terbaru, llmuwan Ungkap Ternyata Ada yang Bisa Kebal Terhadap Virus Corona, Siapa Mereka?

Kabar Baik, 35 Pasien Covid-19 di Sragen Sembuh, Dalam Sehari!

Sosok L Wanita yang Temani Ketua DPRD Lebak di Hotel Terungkap, Penyebab Meninggalnya Didin Terkuak

Imam Masjid Dibacok dari Belakang saat Sedang Memimpin Shalat, Pelaku Tersinggung Soal Kotak Amal

"Data itu baru dari 20 kecamatan yang sudah masuk, dari total 27 kecamatan di Banyumas," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (12/9/2020).

Pihaknya menjelaskan jika nantinya orang-orang berisiko tinggi itu akan mendapatkan pengawasan secara khusus dari tim Gugus Tugas Covid-19 di masing-masing desa atau kelurahan.

Sampai dengan saat ini angka reproduksi efektif Covid-19 di Banyumas berada di kisaran angka 1,1.

Sementara positivity rate berada di angka 2,4.

Data pantauan di laman covid-19.banyumaskab.go.id menunjukan jika angka total positif Covid-19 sebanyak 350 kasus dengan rincian 275 orang sembuh, 67 orang dirawat dan delapan orang meninggal dunia.

Bupati berupaya melindungi warga yang berisiko tinggi tertular Covid-19 tersebut dengan program Ji Wong Jiga.

"Kalau menurut saya (penambahan) kasus positif ok lah, tapi jangan kena yang rentan.

Pemantauannya adalah melalui program Ji Wong Jiga, yaiti Siji Wong Siji Jaga," imbuhnya.

Tujuannya adalah setiap orang yang masuk kategori risiko tinggi akan dijaga oleh satu orang di sekitarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved