Korban Kebakaran di California Terus Bertambah

Sebanyak 19 orang meninggal dunia di California, delapan orang di Oregon, dan seorang anak di Washington.

Editor: Vito
JOSH EDELSON / AFP
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di sekitar kendaraan di daerah Berry Creek, Butte County, California, Rabu (9/9). 

TRIBUNJATENG.COM, CALIFORNIA - Korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di California, Oregon, dan Washington, Amerika Serikat kini bertambah menjadi 28 orang hingga Minggu (13/9).

Kebakaran hutan itu sudah berlangsung sejak pertengahan Agustus lalu di tiga negara bagian yang terletak di pesisir barat AS itu. Sebanyak 19 orang meninggal dunia di California, delapan orang di Oregon, dan seorang anak di Washington.

Selain korban meninggal, kebakaran hutan yang berkobar di tiga negara bagian itu membuat puluhan orang dilaporkan hilang, dan puluhan ribu penduduk mengungsi untuk menyelamatkan diri. Asap yang tebal dan tidak sehat juga mempersulit upaya evakuasi.

Menurut Badan Kebakaran Terpadu Nasional AS, di seluruh pesisir barat AS terdapat 97 titik api, termasuk 12 titik di Idaho, dan sembilan titik di Montana.

Pemantau kualitas udara memperingatkan asap itu membuat udara tidak sehat. Dokter juga menyatakan asap itu membuat orang rentan terhadap covid-19.

Pejabat setempat memperkirakan butuh waktu lama menyetop kebakaran hutan yang terbesar dalam sejarah California itu. Suhu yang tinggi, angin yang kencang, dan sedikit hujan membuat api terus berkobar.

Kebakaran hutan di Oregon diperkirakan bakal berlangsung hingga musim hujan di musim dingin turun, atau paling cepat pada Desember. Belum lagi, petugas pemadam kebakaran terus berkurang karena kelelahan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Hutan Los Angeles, Robert Garcia mengatakan kepada CNN bahwa mereka saat ini hanya memadamkan kebakaran dengan 500 personel, di aman biasanya ada 1.000-1.500 orang. (cnn)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved