Breaking News:

Berkas Tiga Tersangka Kasus Suap Kepegawaian PDAM Kudus Dilimpahkan Pengadilan Tipikor Semarang  

Kasus dugaan suap dan pungli kepegawaian di PDAM Kudus akan segera disidangkan.

Thinkstock Via Kompas.com
Ilustrasi pengadilan - Sebanyak 200 orang dilaporkan menggelar protes di pengadilan kota pesisir timur Ancona, Italia, setelah dua pria dibebaskan dari kasus pemerkosaan. Dalam majelis beranggotakan tiga hakim perempuan, dakwaan pemerkosaan terhadap dua pria itu terjadi setelah korban dianggap "tidak menarik". 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus dugaan suap dan pungli kepegawaian di PDAM Kudus akan segera disidangkan. Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kudus dan Kejati Jawa Tengah telah melimpahkan berkas perkara dan tiga tersangka ke Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (14/9/2020).

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Tengah, Ketut Sumedana membenarkan pelimpahan tersebut. Ia mengatakan, secara administrasi telah dilakukan pelimpahan tahap 2 meliputi berkas perkara dan tersangka ke JPU, beberapa waktu lalu.

"Iya (dilimpahkan--red). Hanya saja pelimpahan sudah menjadi wewenang Kejaksaan Negeri Kudus," kata Ketut Sumedana.

Pelimpahan berkas dan ketiga tersangka tersebut berdasarkan hasil ekspose bersama antara JPU Kejati Jawa Tengah dan JPU Kejari Kudus. Sehingga berkas dan tiga tersangka perkara tersebut dilimpahkan secara bersamaan.

Ketiga tersangka dalam kasus tersebut yaitu berkas perkara mantan Direktur Utama PDAM Kudus, Ayatullah Humaini, pemilik Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Jati Mandiri, Sukma Oni Irwadani dan pegawai PDAM Kudus yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Toni Yudiantoro.

Kasi Pidsus Kejari Kudus, Prabowo Aji Sasmito mengatakan, pihaknya telah melimpahkan berkas dan tiga tersangka kasus PDAM Kudus secara bersamaan. Hanya saja, berkas perkara ketiganya nantinya disidangkan secara terpisah.

"Kita limpahkan ketiganya hari ini (Senin--red). Berkasnya terpisah, jadi nanti sidangnya juga terpisah," kata Prabowo.

Usai pelimpahan, pihaknya masih menunggu penetapan hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut. Termasuk juga penetapan jadwal sidang perdananya.

"Sidangnya kita nunggu penetapan hakim dan jadwal dari Pengadilan Tipikor," jelasnya.

Sementara itu, Panitera Muda Pengadilan Tipikor, Meylina mengatakan, pelimpahan tiga berkas dan tersangka dari Kejari Kudus telah diterima. Pihaknya akan segera menetapkan majelis hakim dan jadwal sidang perkara tersebut. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved