Breaking News:

Dua Pemuda di Semarang Ini Dituntut 1,5 Tahun Penjara Atas Kasus Pencurian Sepeda Motor

Wahyu Adi Saputro dan Darmanto, terdakwa kasus pencurian sepeda motor harus bersiap menjalani pidana penjara.

net
Ilustrasi sidang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wahyu Adi Saputro dan Darmanto, terdakwa kasus pencurian sepeda motor harus bersiap menjalani pidana penjara atas perbuatannya.

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kota Semarang, Hatma Aditya Jananuraga, menuntut keduanya dengan pidana penjara selama 1,5 tahun.

Jaksa Aditya menilai, keduanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP sebagaimana dalam surat dakwaan.

"Menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa I Wahyu Adi Saputro bersama dengan terdakwa II Darmanto selama 1 tahun dan 6 bulan penjara," kata jaksa Aditya dalam tuntutannya, Senin (14/9/2020).

Lamanya pidana penjara yang dijatuhkan kepada kedua terdakwa nantinya dikurangi lamanya masa tahanan yang dijalani keduanya. Selain itu, jaksa juga menuntut keduanya tetap ditahan.

Jaksa mengungkapkan, kasus itu terjadi pada Kamis (21/5/2020). Saat itu, kedua terdakwa mengendarai mobil Toyota Soluna untuk mencari sasaran sepeda motor yang akan dicuri.

Pada pukul 04.50 WIB, terdakwa melihat ada sepeda motor yang mudah diambil berada di parkiran tempat potong rambut Arfa Barber shop. Karena sudah menemukan sasaran, terdakwa berputar arah mendekati sepeda motor.

Berbekal kunci shock berbentuk Y atau letter T, terdakwa Wahyu merusak sepeda yang dikunci stang hingga posisi sepeda motor siap distarter atau dinyalakan.

Setelah berhasil, gantian terdakwa Darmanto yang mengambil sepeda motor kemudian dibawa ke kos Darmanto di Kalipancur, Ngaliyan. Sementara, terdakwa Wahyu mengemudikan mobilnya.

Rencananya, hasil penjualan sepeda motor tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar cicilan kredit mobil Toyota Soluna yang digunakan dalam tindak pencurian tersebut.

"Akibatnya, pemilik sepeda motor mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 6 juta," tuturnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved