Breaking News:

Virus Corona Jateng

Kasus Covid-19 Bertambah, Disdik Salatiga Tunda Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga akhirnya menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedianya dilakukan pada akhir September ini.

GOOGLE
Inilah Virus Corona, dari Penyebab, Gejala, Pencegahan hingga Belum Ditemukan Obat 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga akhirnya menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedianya dilakukan pada akhir September ini.

Kadisdik Kota Salatiga Yuni Ambarwati mengatakan penundaan PTM karena tren jumlah kasus virus Corona (Covid-19) terus mengalami kenaikan.

"Rencana Pemkot Salatiga PTM di bulan September ini nampaknya belum bisa terealisasi kasus Covid-19 yang terus bertambah. Kebijakan menunda ini sampai batas waktu yang belum ditentukan," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (14/9/2020).

Ketukan Pintu Sartono Tak Berbalas, Ternyata Sang Anak Sudah Tewas Tergantung

Pembuat Peti Jenazah Korban Covid-19 Terkendala Penjualan karena Terbatasnya Donatur

Inilah Sosok Marlina Endah Sulistyawati Satpam Cantik Kakak Dory Harsa, Kakak Ipar Nella Kharisma

Kronologi Kecelakaan Mobil Nissan March Bikin 3 Orang Bergelimpangan di Trotoar, Ini Kata Polisi

Menurut Yuni, terkait teknis persiapan PTM ditengah pandemi Covid-19 sudah dilakukan dengan melakukan simulasi ke beberapa sekolah SD dan SMP. Hanya saja status Kota Salatiga yang kembali masuk zona kuning oleh Gugus Tugas Covid-19 untuk ditunda.

Ia menambahkan, dengan waktu PTM Disdik Kota Salatiga menunggu rekomendasi dari Pemkot Salatiga dan juga Gugus Tugas sesuai aturan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Selanjutnya untuk penerapan pembelajaran tatap muka mengacu kepada rekomendasi pemkot dari pertimbangan tim gugus tugas,” katanya

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah menyatakan, saat ini Salatiga masuk zona kuning lantaran kasus Covid-19 yang terus bertambah.

“Saat ini Salatiga masuk zona orange karena setiap hari ada tambahan kasus. Sampai sekarang ada 188 kasus baru, 26 diantaranya sedang dilakukan perawatan dan 3 orang meninggal dunia,” ujarnya

Dikatakannya, dengan status tersebut maka untuk Salatiga belum diperbolehkan melaksanakan PTM di sekolah. (ris)

Ketua RT Ungkap Keseharian Alfin Andrian Penusuk Ulama Syekh Ali Jaber Saat Isi Pengajian di Lampung

Maling Ketuk Pintu dan Matikan Listrik agar Penghuni Rumah Keluar lalu Beraksi Todongkan Pisau

Inilah Sosok Marlina Endah Sulistyawati Satpam Cantik Kakak Dory Harsa, Kakak Ipar Nella Kharisma

Menag bakal Prioritaskan Jemaah Umrah Tertunda Terbang ke Arab Saudi

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved