Breaking News:

25.669 Orang Terjaring Operasi Yustisi, Cegah Corona di Jateng

Operasi yustisi penegakan hukum penerapan protokol kesehatan di Jawa Tengah menjaring puluhan ribu orang.

Istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bersama Kepala Satpol PP Jateng, Kepala Dinas Kesehatan, dan Asisten Bidang Kesra saat mengikuti teleconference dengan Pemerintah Pusat. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Operasi yustisi penegakan hukum penerapan protokol kesehatan di Jawa Tengah menjaring puluhan ribu orang.

Sejak awal September lalu hingga Senin (14/9/2020) kemarin, tercatat ada 25.669 orang pelanggar yang terkena sanksi petugas gabungan.

"Mereka diberikan sanksi sesuai aturan yang ditetapkan di masing- masing daerah. Ada yang diminta kerja sosial dengan membersihkan lingkungan, penyitaan KTP serta jenis hukuman lain," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jateng, Budiyanto, Selasa (15/9/2020).

Menurutnya, masih banyak warga yang enggan dan ngeyel tidak mau menerapkan protokol kesehatan semisal memakai masker dan jaga jarak atau physical distancing.

Ia mengatakan penegakan hukum bagi pelanggar protokol kesehatan agar berlangsung beberapa pekan ke depan.

Bahkan, akan diintensifkan di 35 kabupaten/kota di Jateng, terutama sembilan daerah yang menjadi sorotan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Sembilan daerah ini memiliki tren kenaikan kasus corona yang harus diwaspadai.

Sembilan daerah yang menjadi perhatian itu meliputi Kota Semarang, Pati, Rembang, Boyolali, Sragen, Wonosobo, Pemalang, Kudus dan Kabupaten Tegal.

Budiyanto menerangkan, pihaknya sedang menyusun rencana, untuk pelaksanaan operasi serentak yang dilakukan pada Oktober.

"Ada 175 operasi yang kami rencanakan secara serentak pada Oktober nanti. Tiap-tiap daerah, minimal ada lima titik operasi," jelasnya.

Untuk keperluan penegakan hukum penerapan protokol kesehatan, Satpol PP Jateng mendapatkan alokasi anggaran penambahan belanja langsung sebesar Rp 3,502 miliar pada APBD Perubahan. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved