Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Kampanye Terbatas, KPU Kendal Batasi Peserta 50 Orang di Ruangan Tertutup, 100 Orang di Luar Ruangan

Untuk kampanye tatap muka di sebuah ruang tertutup, kegiatan hanya bisa diikuti maksimal 50 peserta dengan mematuhi protokol kesehatan

TribunJateng.com/Saiful Ma'sum
Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal telah memanggil dan berkordinasi dengan semua partai politik dalam menentukan sikap saat proses kampanye Pilkada dimulai.

Meski masih diperbolehkan berkampanye di tengah pandemi covid-19, namun pasangan calon maupun partai politik harus tegak lurus menaati ketentuan dalam kampanye terbatas.

Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 tahun 2017, proses kampanye dengan tatap muka dan dialog tetap diperbolehkan pada Pilkada 2020.

BLT Subsidi Gaji Sudah Tahap 3 tapi Uang Belum Masuk Rekening? Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Waduh, Anak Muda di Semarang Ini Sengaja Kena Razia Masker Biar Viral, Fajar: Saya Juga Bingung

Beberapa Hari Setelah Menikah, Suami Putuskan Bunuh Diri, Tinggalkan Surat yang Ungkap Penyebabnya

Jangan Hanya Nyapu, Hendi Minta Warga Tak Pakai Masker Disanksi Bersihkan Sungai yang Kotor

Akan tetapi, dalam penyelenggaraannya, peserta dibatasi berdasarkan ketentuan yang telah diatur.

Untuk kampanye tatap muka di sebuah ruang tertutup, kegiatan hanya bisa diikuti maksimal 50 peserta dengan mematuhi protokol kesehatan.

Adapun saat kampanye di luar ruangan, penyelenggara hanya diperbolehkan menghadirkan maksimal 100 peserta saja.

Ketentuan tersebut guna mencegah terjadinya klaster baru penyebaran covid-19 dalam proses Pilkada.

"Kita KPU bersama Bawaslu akan pantau terus jalannya proses kampanye agar semuanya tertib pada aturan," terangnya di Kendal, Selasa (15/9/2020).

Kata Hevy, beberapa dasar hukum pelaksanaan kampanye Pilkada Kendal 2020 meliputi Undang-undang (UU) nomor 1 tahun 2015 yang telah diubah menjadi UU nomor 10 tahun 2016, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 4 tahun 2017, PKPU nomor 6 tahun 2020 diubah menjadi PKPU nomor 10 tahun 2020, Surat Edaran (SE) KPU nomor 746 tahun 2020 serta Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, nomor 270/0711/2020, tentang Lokasi dan Ketentuan Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal 2020.

"Jadi KPU sudah menjelaskan kepada para bakal paslon maupun tim kampanye masing-masing tentang metode pelaksanaan kampanye, apabila pasangan sudah resmi ditetapkan oleh KPU dan proses kampanye dimulai," jelas Hevy.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved