Breaking News:

Pemkab Pati Berencana Tambah Penyertaan Modal di Tiga BUMD, Ini Tanggapan Fraksi Gerindra

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna, Selasa (15/9/2020).

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra Yeti Kristianti menyampaikan pandangan umum fraksinya dalam Rapat Paripurna DPRD Pati, Selasa (15/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna, Selasa (15/9/2020).

Agenda rapat ini ialah penyampaian pandangan umum fraksi terhadap penjelasan eksekutif tentang tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) Kabupaten Pati.

Satu di antara tiga Raperda tersebut ialah mengenai penyertaan modal daerah ke dalam PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng), PT BPR Bank Daerah Pati (Perseroda), dan Perumda Air Minum Tirta Bening pada APBD 2021.

Dalam Raperda ini, Pemkab Pati berencana menambah suntikan modal ke tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Untuk Bank Jateng, sesuai road map 2021, penyertaan modal Pemkab Pati adalah sebesar Rp 116,66 miliar. Adapun realisasi penyertaan modal sampai 2020 ialah sebesar Rp 106,69 miliar.

“Sehingga pada tahun anggaran 2021 akan diberikan tambahan setoran modal sebesar Rp 9,96 miliar,” ujar Wakil Bupati Pati Saiful Arifin dalam forum rapat paripurna sebelumnya, Senin (14/9/2020). Ia membacakan sambutan Bupati Pati Haryanto tentang penjelasan Raperda.

Ia menyebut, dari hasil usaha tutup buku 2019, Bank Jateng telah memberikan kontribusi berupa dividen yang masuk ke kas daerah tahun 2020 sebesar Rp 19,3 miliar.

Selanjutnya, untuk PT BPR Bank Daerah Pati, penambahan suntikan modal dilakukan untuk memenuhi modal dasar yang ditetapkan sebesar Rp 50 miliar. Sampai 2020, realisasi penyertaan modal mencapai Rp 33 miliar. Adapun pada APBD 2021 akan ditambah Rp 4 miliar sehingga realisasi penyertaan modal menjadi Rp 37 miliar.

“Pada 2020, PT BPR Bank Daerah Pati memberikan kontribusi PAD berupa dividen sebesar Rp 4,45 miliar dari hasil usaha tahun 2019,” ujar pria yang akrab disapa Safin ini.

Kemudian, untuk Perumda Air Minum Tirta Bening, sesuai Perda nomor 9 tahun 2019 ditetapkan bahwa modal dasarnya ialah sebesar Rp 220 miliar. Sedangkan realisasi penyertaan modal sampai 2020 ialah sebesar Rp 72,02 miliar.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved