Breaking News:

Berita Semarang

Tiga Anggota Ormas Semarang Kasus Pengeroyokan Divonis 6 Bulan Penjara

Tiga dari 11 anggota ormas Pemuda Pancasila Kota Semarang yang menjadi terdakwa kasus pengeroyokan menjalani sidang putusan.

Istimewa
Tampilan sidang putusan kasus pengeroyokan oleh anggota ormas Pemuda Pancasila Kota Semarang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (15/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tiga dari 11 anggota ormas Pemuda Pancasila Kota Semarang yang menjadi terdakwa kasus pengeroyokan menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (15/9/2020).

Dalam sidang yang digelar secara daring tersebut, ketua majelis hakim Rohmat menyatakan ketiganya terbukti bersalah dalam insiden pengeroyokan Rio Saputra, warga Jalan Suhada Barat II, RT 1 RW 7, Kelurahan Tlogo Kulon, Pedurungan.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa masing-masing selama 6 bulan penjara. Pidana yang dijatuhkan dikurangkan dengan lamanya terdakwa menjalani tahanan," kata hakim Rohmat, dalam amar putusannya.

Petugas Bakamla Sempat Debat dengan Awak Kapal China Penerobos Natuna Utara

Viral Polisi Bripka Panal Ditabrak Lalu Gelantungan di Kaca Depan Angkot Saat Atur Lalu Lintas

Stok Darah PMI Kota Semarang Hari Ini Selasa 15 September 2020, Subtotal Dua Komponen Menipis

Kasus Penembakan Kucing, Biaya Operasi Angkat Peluru Capai Rp 3 Juta, Pelaku Dilaporkan ke Polisi

Hakim menyatakan, ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap orang atau suatu barang sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan pertama yaitu Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP.

Atas putusan tersebut, ketiga terdakwa melalui penasehat hukumnya, Achmad Teguh Wahyudin langsung menyatakan menerima putusan yang diberikan hakim. Dengan demikian, ketiga terdakwa yang sudah ditahan sejak Mei lalu, akan bebas pada Oktober depan.

"Ketiganya ditahan sejak Mei. Jadi dengan putusan pidana 6 bulan, maka Oktober besok sudah bebas," ucapnya.

Putusan yang dijatuhkan majelis hakim sebenarnya lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kota Semarang. Sebelumnya, JPU Kota Semarang, Noviati Djamiah menuntit ketiganya dijatuhi hukuman 9 bulan penjara.

"Menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana penjara kepada masing-masing selama 9 bulan dikurangi lamanya para terdakwa berada dalam tahanan," kata jaksa Noviati, dalam sidang tuntutan.

Berdasarkan fakta-fakta persidangan, ia berpendapat, tidak terdapat keadaan yang menghapuskan sifat melawan hukum dari para terdakwa karena adanya alasan pembenar maupun alasan pemaaf sehingga sudah sepantasnya terdakwa mempertanggung jawabkan perbuatan yang telah dilakukan.

Sehingga dalam tuntutannya, ia mempertimbangkan hal yang memberatkan para terdakwa. Yaitu perbuatan para terdakwa menyebabkan korban Rio Saputra luka dan rumahnya rusak. Dan perbuatan para terdakwa membuat trauma ibu dan adik korban.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved