Breaking News:

Berita Video

Video Penjualan Mobil Bekas Terus Meningkat

Hal ini pun dirasakan pada penjualan di bursa mobil bekas Carsentro, yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Semarang.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video penjualan mobil bekas terus meningkat.

Penjualan mobil bekas kini kian menunjukkan peningkatan.

Hal ini pun dirasakan pada penjualan di bursa mobil bekas Carsentro, yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Semarang.

Carsentro Area Manager, Yudy Purwidyantoro, menuturkan peningkatan penjualan mobil bekas mulai terasa pada bulan Juni lalu yang hingga kini mulai merangkak perlahan.

“Sewaktu awal ada pandemi covid-19 itu penjualan memang sempat drop, dari total keseluruhan dealer biasanya dalam sebulan bisa menjual 150-200 unit mobil, di bulan April hanya menjual sekira 30 unit mobil,” tutur Yudy kepada Tribun Jateng, Senin, (14/9/2020).

Sementara itu, penjualan pada bulan Juni meningkat sekira 40 unit, pada bulan Juli sekira 80 unit, sedangkan pada bulan Agustus sekira 120 unit.

Mulai meningkatnya kembali penjualan mobil bekas, dikatakan Yudy dikarenakan adanya kondisi pandemi covid-19 membuat masyarakat enggan untuk menggunakan kendaraan umum, guna mengurangi penyebaran virus covid-19.

“Selain itu, faktor lainnya apabila ada konsumen yang hendak membeli mobil baru harga yang ditawarkan mahal, adapun apabila ingin melakukan pengajuan kredit syaratnya juga tidak semudah sebelum adanya pandemi covid-19. Sehingga dalam hal ini, konsumen lebih memilih mobil bekas,” paparnya.

Yudy pun menuturkan selama masa pandemi, tren pembelian mobil bekas didominasi oleh mobil bekas middle up dengan harga diatas Rp 200 juta, seperti mobil Pajero, Innova, Fortuner. Sementara untuk pasar mobil bekas yang terdampak ialah mobil bekas middle low, dengan harga dibawah Rp 200 juta.

“Kalau saya lihat hal ini dipengaruhi karena pangsa pasar mobil middle up, kondisi ekonomi masyarakatnya tidak begitu terpengaruh dengan adanya pandemi ini. Sedang masyarakat menengah kebawah yang menjadi pangsa pasar dari mobil middle low mengalami dampak dari adanya pandemi seperti pemotongan gaji dan sebagainya, sehingga penjualannya pun terdampak,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved