Breaking News:

Berita Hukum

Pelaku Penyelundupan Benih Lobster di Bandara Ahmad Yani Semarang Dituntut 2 Tahun Penjara

Terdakwa kasus penyelundupan benih lobster di Bandara Ahmad Yani Semarang, Lukman Wahyudi, dituntut pidana penjara selama 2 tahun

TribunJateng.com/M Zaenal arifin
Sidang kasus penyelundupan benih lobster di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terdakwa kasus penyelundupan benih lobster di Bandara Ahmad Yani Semarang, Lukman Wahyudi, dituntut pidana penjara selama 2 tahun.

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kota Semarang, Niam Firdaus, menilai terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

"Menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun," kata Niam, dalam sidang tuntutan yang digelar secara virtual, Rabu (16/9/2020).

Lama pidana yang dijatuhkan nantinya dikurangkan dengan lamanya terdakwa menjalani masa tahanan. Selain pidana badan, jaksa juga menuntut majelis hakim menghukum terdakwa membayar pidana denda sebesar Rp 100 juta.

"Jika terdakwa tak mampu membayar pidana denda yang dijatuhkan, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan," tambahnya.

Kasus penyelundupan tersebut terjadi di Bandara Ahmad Yani Semarang pada 6 Maret 2020. Saat itu, Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Semarang menggagalkan penyelundupan 24.650 ekor benih lobster yang rencananya akan dikirim ke Singapura melalui Bandara Ahmad Yani, Semarang.

Benih lobster tersebut dibawa terdakwa Lukman ditempatkan dalam 29 kantong plastik yang dikemas dalam sebuah tas koper. Setiap plastik tersebut berisi 850 ekor benih lobster.

Penyelundupan ini terungkap dari kecurigaan petugas terhadap barang bawaan salah seorang penumpang ketika diperiksa melalui mesin X-ray.

Berdasarkan pengakuan terdakwa, benih tersebut berasal dari Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Nilai ekonomis dari benih lobster tersebut diperkirakan mencapai Rp 2,3 miliar. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved