Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video 2 Rumah di Banyumanik Semarang Terbakar

Dua rumah ludes terbakar dilalap si jago merah, Rabu (16/9/2020) sekira pukul 16.30 WIB.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video dua rumah di Banyumanik Semarang terbakar

Dua rumah ludes terbakar dilalap si jago merah, Rabu (16/9/2020) sekira pukul 16.30 WIB.

Kebakaran terjadi di RT 1 RW 7 Kelurahan Srondol Kulon Banyumanik Kota Semarang.

Api muncul dari rumah seorang warga yang terbuat dari papan kayu.

Kejadian tersebut sempat membuat geger warga setempat lantaran kobaran api cepat sekali membesar.

Warga takut api merembet ke pemukiman di gang sempit tersebut.

"Kami lekas berupaya memadamkan api, warga yang terlibat ada 100 orang lebih," ujar saksi mata Tono kepada Tribunjateng.com di lokasi kejadian.

Menurutnya, kobaran api muncul dari rumah Mbah Sarmin.

Lalu merembet ke rumah milik Hartomo yang berada di sebelah timurnya.

Kejadian kebakaran berlangsung sangat cepat kurang lebih 10 menit.

"Para tetangga langsung mengevakuasi barang-barang antisipasi api merembet ke rumah lain."

"Beruntung api dapat dipadamkan oleh warga secara swadaya dan tidak ada korban jiwa hanya kerugian material," katanya.

Pemilik rumah, Hartomo menjelaskan, tidak mengetahui pasti kejadian tersebut pasalnya ia sedang bekerja.

Namun dari keterangan istrinya yang berada di rumah api bersumber dari rumah Mbah Sarmin.

"Tidak ada ledakan apapun, langsung muncul kobaran api yang cepat membesar sehingga tidak sempat menyelamatkan barang apa pun," terangnya.

Hartomo mengatakan, dugaan awal api bersumber dari korsleting listrik di rumah Mbah Sarmin.

Akibat kejadian itu, rumahnya yang terdiri dari bangunan semi permanen ludes terbakar.

Hanya tinggal tembok bagian depan rumahnya yang masih tersisa.

Peralatan elektronik berupa TV, Kulkas, dan lainnya hangus terbakar.

"Total kerugian yang saya alami Rp 70 juta," paparnya.

Sedangkan anak Mbah Sarmin, Nardi menuturkan, api memang merambat cepat membakar rumah sehingga seluruh isi rumah ludes terbakar.

"Motor Vixion, TV dan peralatan elektronik semua ludes terbakar, total kerugian kami Rp 50 juta," ungkapnya.

Nardi mengungkapkan, kemungkinan kobaran api terjadi karen korsleting listrik lalu menimbulkan percikan api.

Apalagi rumahnya terbuat dari bangunan kayu yang cepat membuat kobaran api kian membesar.

"Saya ikhlas nerima cobaan ini yang penting keluarga selamat," ujarnya.

Pengamatan Tribunjateng.com di lokasi kejadian, hingga petang ini rumah bekas terbakar masih menjadi tontonan warga.

Luas rumah milik Mbah Sarmin luas 7 x 10 meter sedangkan rumah Hartomo 6x10 meter.

Dua rumah itu dihuni masing-masing lima orang.(Iwn)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved