Breaking News:

Berita Persiku

Anggaran Dipakai Untuk Bayar Utang, Persiku Terancam Gagal Berkompetisi di Liga 3 Jawa Tengah

Manajer Persiku Kabupaten Kudus‎, Sunarto mengatakan, tidak ada titik temu dalam rapat pembahasan bersama Komisi D DPRD Kabupaten Kudus

TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Manajer Persiku Kabupaten Kudus‎, Sunarto ‎(kanan) dalam pertemuan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tidak kunjung cairnya anggaran untuk Persiku Kabupaten Kudus, diduga dipakai untuk membayar utang pada manajemen lama.

Hal itu terungkap dalam rapat‎ yang digelar di ruang rapat Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, Kamis (17/9/2020).

Manajer Persiku Kabupaten Kudus‎, Sunarto mengatakan, tidak ada titik temu dalam rapat pembahasan bersama Komisi D DPRD Kabupaten Kudus.

Pasalnya, ada informasi sebagian anggaran‎ yang sudah dicairkan ke Askab PSSI Kudus dipakai untuk membayar utang dengan manajemen lama.

"Informasinya ada uang yang dipakai untuk membayar utang kepada manajemen lama. Berapa jumlahnya saya tidak tahu," jelas dia.

Makanya, kata dia, kesimpulan dari hasil rapat tersebut adalah untuk menggelar pertemuan bersama manajemen lama.

KONI Kabupaten Kudus diminta untuk memfasilitasi pertemuan antara manajemen lama dan baru bersama Askab PSSI Kabupaten Kudus.

"Belum ada hasil dari rapat ini, hanya kesimpulannya KONI harus mengajak pertemuan manajemen Persiku lama dan baru," ujarnya.

Menurutnya, anggaran yang t‎ersisa saat ini hanya Rp 50 juta dinilai tidak cukup untuk menunjang kebutuhan atlet menjelang Liga 3 Jawa Tengah.

"Pemain latihan setiap pagi dan sore, membutuhkan asupan gizi yang cukup setiap hari," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved