Pilkada Serentak 2020

KPU Bolehkan Konser Musik saat Kampanye di Pilkada, Ganjar Ingatkan Ini

"Ora usah lah (jangan lah), konser-konser yo ngopo (konser musik ya buat apa)," kata Ganjar

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
IST
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menjadi salah satu narasumber pekan taaruf mahasiswa baru (Maba) Unissula yang dilaksanakan secara daring (2/9). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tidak sependapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait diperbolehkannya konser musik saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Ia meminta agar KPU mempertimbangkan kembali terkait hal itu. Konser musik bisa menimbulkan kerumunan massa yang berpotensi akan menularkan virus corona Covid-19.

"Ora usah lah (jangan lah), konser-konser yo ngopo (konser musik ya buat apa)," kata Ganjar dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (17/9/2020).

Soal konser musik untuk kampanye Pilkada tercantum pada Pasal 63 ayat (1) huruf b Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020.

Dengan syarat dibatasi maksimal 100 orang, menerapkan protokol kesehatan dan berkoordinasi dengan gugus tugas di daerah.

Meskipun setiap gelaran tetap menerapkan protokol kesehatan, namun dikhawatirkan dalam konser musik ini banyak penonton yang mengabaikannya.

Menurutnya, acara seperti pentas musik dan event yang berpotensi mengundang massa lebih baik dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, secara virtual.

Dalam aturan KPU tersebut, tidak hanya panggung musik.

Namun juga, membuka kesempatan para kandidat untuk menggelar kegiatan lain. Semisal pentas seni, jalan santai, sepeda santai, bazar, donor darah.

"Konser musik boleh, asal virtual," tegasnya.

Menurutnya, sebaiknya kandidat tidak menggelar event- event yang dapat memancing kerumunan massa.

"Lebih baik kampanye calon peserta pilkada serentak 2020 dilakukan dengan mengoptimalkan media sosial," ujarnya. (mam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved