Breaking News:

Berita Semarang

Tinjau Pelaksanaan SKB di Udinus Semarang, Kepala BKN Pastikan Proses Seleksi Transparan & Akuntabel

Dia juga melihat berbagai fasilitas untuk menunjang protokol kesehatan di SKB CPNS 2019

TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pusat, Bima Haria Wibisana meninjau proses Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Kamis, (17/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pusat, Bima Haria Wibisana meninjau proses Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Kamis, (17/9/2020).

Dia ingin memastikan proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel. Dia juga melihat berbagai fasilitas untuk menunjang protokol kesehatan di SKB CPNS 2019.

Dia pun mengapreasiasi panitia yang telah mempersiapkan dengan baik dari mulai fasilitas cuci tangan hingga garis menjaga jarak bagi peserta. Menurutnya, sejauh ini pelaksanaan tes tidak terjadi kendala. Dia berharap, pelaksanaan berjalan baik hingga selesai.

"Apalagi masa pandemi kami terapkan protokol ketat. Tentu jadi tanggungjawab panitia untuk menjaga agar tes tidak jadi klaster. Di udinus baik, ada pemisahan antara yang panasnya tinggi dan normal. Panitia bekerja baik untuk pelaksanaan tes ini," papar Bima

Dia menegaskan, hanya kemampuan para peserta yang akan menentukan dirinya lolos atau tidak. Dia mengimbau peserta tidak percaya terhadap oknum yang mampu menjamin diterima sebagai PNS dengan jaminan uang. Dia juga mengapresiasi peserta dari Kabupaten Tegal yang memiliki skor 500 pada tes SKB CPNS kemarin.

"Pasti peserta itu bersungguh-sungguh dalam belajar dan hasilnya sangat baik. Usaha memang tidak menghianati hasil. Semoga hal seperti itu bisa ditiru peserta lainnya dan nantinya menjadi ASN," katanya.

Sementara, Ketua Panitia Tes SKB CPNS dari Udinus Semarang, Mohamad Sidiq menjelaskan, ada 11 ruang yang disediakan dan dua diantaramya merupakan ruang khusus.

Ruang khusus tersebut yaitu satu ruang bagi peserta difabel dan ibu hamil, sedangkan satu ruang dikhususkan bagi peserta yang memiliki suhu diatas 37,3 derajat.

Pihaknya juga membersihkan laboratorium dan komputer menggunakan kain yang telah dibasahi dengan cairan disinfektan selepas setiap sesi berakhir.

"Kami sediakan sekitar 200 komputer sehari, total penggunaan tersebut lebih sedikit dibandingkan pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS pada Februari lalu yang membutuhkan 500 komputer. Setelah keseluruhan kegiatan tes selesai, setiap harinya dilakukan penyemprotan disinfektan di laboratorium Komputer Udinus oleh petugas,” jelasnya.

Penyelenggaraan SKB di Udinus diikuti tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah yang berlangsung sejak 12 hingga 18 September 2020. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved