Pembunuhan dan Mutilasi Rinaldi

Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City Dikenal Berprestasi Sejak SMA di Slawi Tegal

Dikenal karena siswa berprestasi dan kesederhanaannya, Laeli mulai mengalami perubahan sejak kuliah di Universitas Indonesia (UI).

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tak banyak yang tahu, salah satu tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi di Kalibata City Jakarta, Laeli Atik Supriyatin (26), merupakan sosok sederhana yang memiliki segudang prestasi saat masih duduk di bangku SMA.

Dikenal karena siswa berprestasi dan kesederhanaannya, Laeli mulai mengalami perubahan sejak kuliah di Universitas Indonesia (UI).

Banyak perubahan yang dialami oleh Lael.

Salah satu yang paling mencolok adalah perubahan gaya berpakaian saat kuliah dibandingakan pada masa SMA.

Orangtua Laeli Pelaku Mutilasi di Kalibata City Ingin Hukuman Putrinya Diringankan

 

BREAKING NEWS: Bikin Geger Hendak Sebar Virus Corona di Jerakah Semarang, Satu Keluarga Dievakuasi

Arief Poyuono Terlempar dari Waketum Partai Gerindra, Ini Jawaban Sekjen Ahmad Muzani

Magelang Sempat Memanas, Ormas Nyaris Bentrok dengan Peserta Deklarasi KAMI Dihadiri Gatot Nurmantyo

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu teman Laeli di masa SMA, Firmansyah (26).

Dia merasa shock saat mengetahui keterlibatan Laeli dalam kasus pembunuhan keji tersebut.

"Saya bukan teman dekat Laeli, namun paham anaknya yang mana.

Karena dulu dia siswa berprestasi, jadi banyak yang kenal juga.

Dulu kami terkesan dengan kesederhanaannya, ditambah dia juga pintar.

Tapi Laeli mulai mengalami banyak perubahan saat kuliah, bahkan sampai banyak yang menyindir tentang perubahannya.

Pas tahu di berita Laeli terlibat dalam kasus mutilasi, jujur saya masih kaget dan tidak menyangka," ungkap Firmansyah kepada Tribunjateng.com, Minggu (20/9/2020).

Laeli merupakan alumni dari SMA Negeri 3 Slawi Kabupaten Tegal.

Setelah lulus, Laeli melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia mengambil konsentrasi Geografi pada tahun 2014 karena yang bersangkutan mendapat beasiswa bidik misi.

Firmansyah pun mengaku menyayangkan atas keterlibatan Laeli dalam kasus mutilasi ini.

Terutama ia juga merasa kasihan dengan pihak keluarga Laeli yang sama kagetnya ketika mendengar kabar pembunuhan sadis ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved