Breaking News:

Rupiah bakal Hadapi Tekanan Sentimen Domestik

Potensi pelemahan rupiah pekan ini antara lain disebabkan makin derasnya dana asing yang keluar dari bursa.

Editor: Vito
Continental Currency Exchange
ilustrasi uang rupiah 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sukses menguat sepekan lalu, pergerakan nilai tukar rupiah pekan ini diperkirakan dalam tekanan dan berpotensi melemah. Sentimen domestik masih menjadi sentimen utama yang menekan mata uang garuda.

Berdasarkan data Bloomberg, pada akhir perdagangan Jumat (18/9) lalu rupiah berhasil ditutup menguat 0,66 persen ke level Rp 14.375 per dollar AS, dan menguat 1,04 persen dalam sepekan terhadap dollar AS.

Sedangkan data kurs tengan Bank Indonesia (JISDOR) mencatatkan penguatan rupiah 0,74 persen ke level Rp 14.768/dollar AS pada Jumat (18/9), atau menguat 1,4 persen dalam sepekan.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, potensi pelemahan rupiah pekan ini disebabkan makin derasnya dana asing yang keluar dari bursa.

"Sehingga rupiah diperkirakan bergerak melemah sepekan ke depan di rentang Rp 14.800-Rp 14.950 per dollar AS," ujarnya, kepada Kontan, Minggu (20/9).

Bhima juga mengingatkan net sell asing selama sepekan terakhir terlah mencapai Rp 3,84 triliun. Derasnya tekanan capital outflow itu disebabkan adanya kekhawatiran pasar pada rencana revisi UU BI.

Rencananya, dewan moneter yang diketuai Menteri Keuangan bakal memiliki hak suara mewakili pemerintah dalam pelaksanaan rapat dewan gubernur (RDG), dan terkesan mengurangi independensi bank sentral.

"Meskipun ada bantuan dari pelemahan indeks dollar AS sebesar 0,35 persen seminggu terakhir ke level 93, dollar As berpeluang kembali menguat," jelasnya.

Selain itu, sentimen domestik juga masih diliputi kekhawatiran risiko ledakan kasus pandemi covid-19. Bhima mengakui, potensi itu mungkin terjadi, meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat tengah saat ini diberlakukan di DKI Jakarta, sebagai penyumbang terbesar kasus covid-19. (Kontan/Ika Puspitasari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved