Berita Salatiga

BREAKING NEWS: Penyelundupan Obat Terlarang Dalam Tahu Isi di Rutan Salatiga Digagalkan Petugas

Petugas Rutan Kelas II B Kota Salatiga gagalkan penyelundupan obat terlarang jenis pil Yarindo yang dimasukkan ke dalam kudapan tahu isi, Senin (21/9)

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Petugas Rutan Kelas II B Kota Salatiga saat melakukan pemeriksaan barang bukti tahu berisikan obat terlarang, Senin (21/9/2020).  

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kota Salatiga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan zat adiktif atau obat terlarang jenis pil Yarindo yang dimasukkan ke dalam kudapan tahu isi, Senin (21/9/2020).

Kepala Rutan Kelas II B Kota Salatiga Andre Lesmano mengatakan kronologis percobaan penyelundupan pil daftar G atau Pil Yarindo bermula ketika ada seseorang hendak menjenguk narapidana atas nama Kaka (22).

"Pengunjung itu atas nama Kelvin Yulio yang menitipkan barang atau bahan makanan berupa tahu sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah kami periksa didalam tahu isi itu terdapat obat terlarang Pil Yarindo," terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (21/9/2020).

BREAKING NEWS: Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Seluruh Pedagang Diungsikan

Setelah PBNU, PP Muhammadiyah Juga Minta Pilkada 2020 Ditunda Demi Kemaslahatan

Istana Tegaskan Pilkada 2020 Tak Akan Ditunda, Penegakan Hukum & Protokol Kesehatan Diperketat

Tidur Dalam Mobil AC Menyala 2 Mahasiswi Tewas Keracunan Karbon Monoksida 2 Lainnya Kritis

Menurut Andre petugas merasa ada gelagat mencurigakan saat kedatangan Kelvin karena setelah melakukan pendaftaran yang bersangkutan langsung pergi meninggalkan Rutan Kelas II B Salatiga.

Ia menambahkan, setelah diperiksa petugas menemukan sebanyak 91 butir Pil Yarindo atau daftar G yang sudah dimasukkan ke dalam kudapan tahu isi.

"Karena waktu itu penggeledahan berada diluar seketika pengunjung langsung kabur. Tahunya ada sekitar 8 buah, sebagian berisikan Pil Yarindo," katanya

Pihaknya menyatakan, dari pemeriksaan sementara berdasarkan daftar kunjungan obat terlarang itu akan didistribusikan kepada tiga orang narapidana. Terkait upaya hukum lebih lanjut Rutan Salatiga telah berkoordinasi dengan Polres Salatiga.

Dia mengungkapkan, atas kejadian itu sementara telah diamankan dua orang narapidana atas nama Kaka (22) dan satu orang berinisial AA (27).

"Terhadap narapidana Kaka dia kami beri sanksi register F sesuai regulasi yang berlaku. Sementara orang dalam rutan yang kami amankan dua orang, keduanya narapidana kasus narkotika," ujarnya (ris)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved