Breaking News:

Berita Regional

Kasus Dukun Sleman Pengganda Uang Bermodal Bunga dan Rantai Babi

Kapolsek Mlati Kompol Hariyanto mengatakan, kerugian yang dialami korban SYD mencapai ratusan juta rupiah.

Editor: Daniel Ari Purnomo
kompas.com
Kapolsek Mlati, Kompol Hariyanto saat jumpa pers terkait kasus penipuan dengan modus mampu menggandakan uang(KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA) 

TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - Polisi menangkap SYD (50).

Dia warga Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

SYD diduga terlibat penipuan bermodus penggandaan uang.

Apakah PSIS Semarang Bakal Rekrut Pemain Baru di Lanjutan Liga 1 2020? Ini Jawaban Liluk

Joseph Ingatkan Pentingnya Nilai Kebangsaan dalam Pembelajaran Sejarah

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Masuk Tahap Evaluasi

Pegawai Bank Ini Manfaatkan Limit Kredit Nasabah Hingga Rp 2,1 Miliar, Pelaku Bikin Rekening Fiktif

Kapolsek Mlati Kompol Hariyanto mengatakan, kerugian yang dialami korban SYD mencapai ratusan juta rupiah.

"Tersangka melakukan tindak pidana penipuan dengan mengaku bisa menggandakan uang."

"Caranya melalui ritual," ujar Kapolsek Mlati, Kompol Hariyanto dalam jumpa pers, Senin (21/9/2020).

Hariyanto menjelaskan, kepada korbanya pelaku SYD mengaku sebagai seorang dukun yang bisa menggandakan uang.

Guna meyakinkan korbannya, pelaku menggunakan kembang setaman, rantai babi, minyak jafaron, telur ayam kampung, kendi hingga betoro karang dalam ritualnya.

Tidak hanya itu, pelaku juga menggunakan trik-trik khusus agar korbannya percaya dirinya mempunyai kemampuan menggandakan uang.

Trik pertama, tersangka bisa memasukan akik ke dalam telur.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved