Breaking News:

Berita Regional

Pegawai Bank Ini Manfaatkan Limit Kredit Nasabah Hingga Rp 2,1 Miliar, Pelaku Bikin Rekening Fiktif

Seorang pegawai BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Dolopo, Kabupaten Madiun, berinisial RS (32) ditahan di Rutan Kelas I Kejati Surabaya atas kasus kor

Editor: galih permadi
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus p
Tersangka korupsi RS mengenakan rompi oranye dibawa petugas ke mobil. 

TRIBUNJATENG.COM, MADIUN - Seorang pegawai BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Dolopo, Kabupaten Madiun, berinisial RS (32) manfaatkan batas limit kredit nasabah.

Kini ia ditahan di  Rutan Kelas I Kejati Surabaya atas kasus korupsi dana kredit.

Warga Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun ini ditahan setelah ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejaksaan Negeri Mejayan, Senin (21/9/2020) sore.

Apakah PSIS Semarang Bakal Rekrut Pemain Baru di Lanjutan Liga 1 2020? Ini Jawaban Liluk

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Nur Mahasiswi Tewas Kecelakaan Senggolan Motor Hendak ke Kampus

Respons Pemerintah Desa Trisobo Kendal Soal 1 Keluarga Viral Asal Semarang Isolasi Mandiri di Sana

Viral Mobil Pribadi di Banyumas Halangi Ambulans yang Bawa Jenazah dari Jakarta

Berdasarkan audit dari internal BRI dan BPKP Jartim, pria yang menjabat sebagai Relationship Manager (RM) di BRI KCP Dolopo ini telah merugikan negara sekitar Rp 2,1 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Mejayan Bayu Novrian Dinata, mengatakan modus tersangka yaitu dengan cara membuat buku rekening fiktif berbekal surat kuasa dari nasabah yang mengajukan kredit usaha.

"Dia ini menajabat sebagai Relationship Manager, jadi tugasnya mencari nasabah.

Orang mengajukan kredit bank harus melalui RS.

RS ini yang melayani nasbah, apapun itu, pemindahan pembukuan, pencairan, ini yang dia salah gunakan," katanya.

Ia menuturkan, ada 11 nasabah yang menjadi korban sepanjang Desember 2018 hingga Desember 2019.

Selama itu, RS telah mengambil uang dari BRI atas nama nasabah yang ditransfer ke rekening fiktif dengan total jumlah mencapai Rp 2,1 miliar.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved