Breaking News:

Berita Internasional

Jet Tempur China Sliweran di Neggara Tetangga, Taiwan Siagakan Senjata Anti-rudal

Taiwan mereka menyiagakan tentara dan mengerahkan sistem anti-rudal setelah jet tempur China memasuki zona pertahanan mereka untuk keempat kalinya dal

Editor: m nur huda
Military Factory
Pesawat Tempur China Shenyang (AVIC) J-11 

TRIBUNJATENG.COM, TAIPEI - Taiwan pada Senin (21/9/2020) mengatakan, mereka menyiagakan tentara dan mengerahkan sistem anti-rudal setelah jet tempur China memasuki zona pertahanan mereka untuk keempat kalinya dalam lima hari.

Total 2 pesawat anti-kapal selam Y-8 China memasuki zona identifikasi pertahanan udara barat daya (ADIZ) Taiwan, kata Kementerian Pertahanan yang dikutip AFP.

Pekan lalu tentara dan pengebom China melanggar zona yang sama 3 kali, yang 2 di antaranya ketika seorang diplomat tinggi Amerika Serikat (AS) berkunjung ke Taiwan dan memicu kemarahan Beijing.

Sidang Perdana Kasus Suap Kepegawaian PDAM Kudus Digelar Hari Ini

Lewat Perang, Israel Duduki Paksa Wilayah Palestina hingga Terus Perluas Perbatasan, Ini Catatannya

Pemerintah AKan Bangun 5 Bandara di Atas Air, Ini 10 Daerah Calon Lokasi Potensial

Subsidi Gaji Rp 600 Ribu untuk Karyawan Sudah Disalurkan Kemenaker Ke 94,82 Persen Penerima

Washington telah mengirim 2 utusan ke Taipei dalam beberapa bulan terakhir, yang memicu amarah Beijing karena menganggap pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu masih termasuk bagiannya.

China pernah menegaskan akan mengambil alih lagi Taiwan, dengan kekerasan jika perlu.

Kemenhan Taipei lalu berkata, Taiwan menegakkan "hak membela diri dan menyerang balik" di tengah "seringnya gangguan dan ancaman".

"Prinsip utama kami bukan untuk memprovokasi, bukan untuk meningkatkan konflik, memicu insidem atau menyebabkan salah tembak," ujar Menteri Pertahanan Yen De-fa kepada wartawan.

"Tapi kami tidak takut perang dan kami harus mempertahankan hak kami yang diperlukan untuk membela diri dan menyerang balik," lanjutnya dikutip dari AFP.

Beijing terus meningkatkan tekanan diplomatik, ekonomi, dan militer ke Taiwan sejak Presiden Tsai Ing-wen terpilih pada 2016.

Wanita 64 tahun itu menolak anggapan bahwa Taiwan adalah bagian dari "satu China".

Sementara itu keakraban yang dijalin Washington dengan Taiwan di bawah komando Presiden Donald Trump, memantik konflik lain antara AS dengan China.

Sebelumnya kedua negara adidaya itu telah berseteru di bidang perdagangan, keamanan, pandemi virus corona, dan baru-baru ini teknologi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jet Tempur China Terus Bersliweran, Taiwan Keluarkan Senjata Perang"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved