Breaking News:

Promoter Polda Jateng

Polda Jateng Bentuk Tim Tindak Covid-19, Wakapolda: Untuk Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abioso Seno Aji meresmikan tim tindak Covid-19 di halaman Gedung Borobudur kompleks Mapolda Jateng, Selasa (22/9/202

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abioso Seno Aji meresmikan tim tindak Covid-19 di halaman Gedung Borobudur kompleks Mapolda Jateng, Selasa (22/9/2020).

Tim yang dilengkapi kendaraan yang telah dibranding bermacam tulisan peringatan akan pentingnya protokol kesehatan ini diharapkan mampu mengingatkan kembali segenap lapisan masyarakat.

"Dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah memiliki sebuah gagasan untuk membranding beberapa unit kendaraan bermotor.

Kami beri tugas ke lapangan untuk mengimbau, mengingatkan kembali untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat kita tentang protokol kesehatan, karena apa pun judulnya covid 19 ini kapan berakhir kita belum diketahui," ujar Abi, begitu dia akrab disapa.

Kendaraan yang dibranding bermacam tulisan peringatan protokol kesehatan ini berjumlah 16 unit kendaraan roda dua dan 472 unit kendaraan roda empat.

Program ini diprakarsai oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng.

"Dengan dibrandingnya beberapa kendaraan bermotor ini mudah-mudahan ini bisa lebih meningkatkan kesadaran akan protokol kesehatan," kata dia.

Mengingat masih adanya pelanggar protokol kesehatan, misalnya tidak pakai masker, Abi mengatakan, pihaknya belum sampai pada penindakan yang akan diartikan terlalu berlebihan.

"Munculnya kendaraan yang diperankan oleh tim tindak ini masyarakat semakin sadar betul akan arti penting sebuah kesehatan," tandasnya.

Kemudian terkait sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, katanya, masing-masing daerah memiliki peraturan yang berbeda.

Sejauh ini sanksi yang dijatuhkan sifatnya sosial. Misal sanksi push up atau menyapu jalan.

"Sekalipun kami di Kepolisian sudah mendapat instruksi untuk memberikan sebuah tindakan tegas, namun untuk Polda Jawa Tengah belum perlu untuk kami lakukan, karena saya menyadari dan yakin betul bahwa masyarakat Jawa Tengah ini masih mudah untuk diberikan pemahaman diberikan pengertian, dan saya lebih yakin bahwasanya tingkat kesadaran masyarakat jawa tengah sangat tinggi," katanya. (goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved