Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Update Covid-19 di Kendal Hari Ini, Terjadi Penambahan 19 Kasus Klaster Pondok Pesantren

Peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kendal kian tak terbendung.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: galih permadi
Tribunnews
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kendal kian tak terbendung.

Hari ini, Selasa (22/9/2002), terjadi penambahan 19 kasus pada klaster pondok pesantren.

Jumlah tersebut diketahui tim Satgas Covid-19 setelah melakukan tes swab kepada santri lain di sebuah pondok pesantren Kecamatan Patean.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, sebelumnya di ponpes tersebut 3 santri telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihak Puskesmas setempat pun melakukan tracing serta mengambil sampel tes swab kepada santri yang kontak erat dengan pasien.

"3 santri awalnya sudah diisolasi setelah diketahui Covid-19. Setelah dilakukan tes swab, ditemukan 19 santri juga positif Corona. Jumlah total di pondok itu 22 santri yang terkonfirmasi Covid-19," terangnya di Kendal.

Kini 22 santri tersebut telah melakukan isolasi mandiri di wilayah pondok.

Selain itu, Tim Satgas Covid-19 juga telah melakukan tes swab kepada 40 anggota Polres Kendal.

Tindakan tersebut dilakukan setelah terkonfirmasi 7 orang anggota Polres Kendal positif Covid-19.

Namun, Ferinando belum bisa memastikan apakah hasil tes swab bisa diketahui malam ini. "Kemungkinan besok baru keluar hasilnya. Jadi ketahuan berapa tambahan totalnya," ujar dia.

Dari data Satgas Covid-19 Kendal, saat ini ada 812 kasus positif Covid-19 di Kendal. Rinciannya, 201 pasien menjalani perawatan, 47 pasien meninggal, dan sisanya sembuh.

"Untuk satu pondok di kecamatan bawah tidak ada penambahan kasus hanya 13 orang dan sudah diisolasi di RSDC," katanya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Moh Toha mengaku prihatin dengan laju pertumbuhan kasus pada klaster ponpes.

Menurutnya hal ini harus segera disikapi Satgas Covid-19 sebelum meluas ke berbagai pondok pesantren lainnya. Sementara di Kendal terdapat ratusan pondok pesantren yang tersebar di berbagai kecamatan.

Pihaknya pun dalam waktu dekat akan memanggil maupun mendatangi pengurus masing-masing pondok terutama yang sudah ditemukan kasus untuk merumuskan solusi terbaik guna pencegahan Covid-19.

Tak terkecuali meliburkan kembali aktifitas santri pada dua ponpes yang ditemukan kasus pasien Covid-19.

"Rencananya besok akan kami panggil atau kami datangi ke Ponpes.

Kalau perlu kita berikan surat edaran terkhusus untuk seluruh pengasuh pondok pesantren.

Isinya bisa jadi imbauan pengetatan protokol kesehatan maupun penghentian sementara kegiatan," tutupnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved