Breaking News:

39 Orang Terjaring Operasi Yustisi dan Dikenai Sanksi Denda Pasca Pencanangan Perbup Tegal Nomor 62

Sedikitnya 39 orang pelanggar protokol kesehatan terjaring razia Satgas Covid-19 di Tegal.

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Ist/Humas Pemkab Tegal
Operasi yustisi digelar setelah dicanangkannya Peraturan Bupati Tegal Nomor 62 Tahun 2020 oleh Bupati Tegal Umi Azizah, di halaman Detasemen Zeni Bangunan (Denzibang) 1/IV Diponegoro, Slawi, Jumat (25/9/2020) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Sedikitnya 39 orang pelanggar protokol kesehatan terjaring razia Satgas Covid-19, dan dikenai sanksi denda administrasi pada operasi yustisi gabungan TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tegal. 

Operasi yustisi tersebut digelar usai dicanangkannya Peraturan Bupati Tegal Nomor 62 Tahun 2020 oleh Bupati Tegal Umi Azizah, di halaman Detasemen Zeni Bangunan (Denzibang) 1/IV Diponegoro, Slawi, Jumat (25/9/2020) lalu. 

Pelanggar protokol kesehatan tersebut didenda masing-masing Rp 10.000. 

Besaran denda tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Tegal Nomor 62 Tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan penegakan Hukum Protokol Kesehatan, dalam Pencegahan dan Pengendalian Penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal.

Umi mengatakan, setiap warga di Kabupaten Tegal wajib mematuhi aturan protokol kesehatan, salah satunya adalah mengenakan masker saat berada di luar rumah. 

Bagi yang melanggar akan dikenai sanksi hukuman disiplin sesuai ketentuan yang telah diatur lewat Perbup tersebut.

Pencanangan Perbup penegakan humum protokol kesehatan ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal dan Satgas Penanganan Covid-19. 

Melalui Perbup ini, Umi berharap akan ada kesatuan langkah, kesamaan persepsi, dan komitmen untuk bekerja keras, bersama-sama memutus rantai penularan virus corona baru. 

“Langkah tegas ini kami ambil semata-mata demi memutus rantai penularan Covid-19 yang sampai dengan hari ini akumulasi kasusnya terus meningkat. Saat ini, sudah ada 210 orang warga Kabupaten Tegal terpapar Covid-19, dimana 16 orang di antaranya meninggal dunia,” ujar Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (27/9/2020). 

Bahkan, penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal dalam dua minggu terakhir ini, lanjut Umi, sudah tidak lagi didominasi pelaku perjalanan dari daerah lain, melainkan transmisi lokal dari kontak erat kasus sebelumnya yang membentuk klaster keluarga, klaster perkantoran, hingga pasar. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved