Breaking News:

Semarang Hebat

Hendi Sebut Pembenahan Infrastruktur Jadi Kunci Kebangkitan Kota Semarang

Calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebutkan pembenahan infrastruktur menjadi kunci perkembangan Kota Semarang dalam lima tahun terakhir.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
IST
Calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan pemaparan saat menjadi narasumber pada Akademi Pemimpin Indonesia yang digelar oleh Partai Gelora Indonesia, Minggu (27/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebutkan pembenahan infrastruktur menjadi kunci perkembangan Kota Semarang dalam lima tahun terakhir.

Menurutnya, keyakinan itu didasari atas data kondisi Kota Semarang pada tahun 2011 kondisi infrastruktur yang kurang baik berdampak pada keengganan investor melirik Ibu Kota Jawa Tengah.

Akibatnya, laju perekonomian di Kota Semarang belum cukup kuat berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada Akademi Pemimpin Indonesia yang digelar oleh Partai Gelora Indonesia, Minggu (27/9/2020).

Maka dari itu, calon wali kota yang akrab disapa Hendi menegaskan, pembenahan infrastruktur di Kota Semarang menjadi fokusnya pada awal kepemimpinan.

"Pada tahun 2011 saya potret kondisi Kota Semarang, jalan rusak mencapai 54 persen, wilayah rawan banjir juga mencapai 41 persen, sehingga tidak pernah ada investasi masuk lebih dari Rp 1 triliun dalam satu tahun," papar Hendi, dalam keterangan tertulis.

Kondisi tersebut, sambung Hendi, membuat angka kemiskinan di Kota Semarang cederung tinggi, yaitu berada pada angka 5,6 persen.

Dia melanjutkan, ketika kondisi infrastruktur berhasil ditingkat, investor mulai melirik Kota Semarang untuk menanamkan modalnya.

Pada tahun 2019, sebutny, jalan rusak tersisa 5,09 persen, penanangan wilayah banjir hanya tersisa 13,71 persen, sedangkan investasi yang masuk ke Kota Semarang melonjak hingga Rp 36,5 Triliun dalam satu tahun.

"Tren positif itulah yang kemudian mampu menekan angkan kemiskinan di Kota Semarang pada tahun 2019 menjadi 3,98 persen, yang juga didukung upaya mendorong transformasi Kota Semarang menjadi kota pariwisata, agar semakin banyak peluang usaha muncul," jelasnya.

Sementara itu, terkait kemajuan Kota Semarang di tangan Hendi, Ketua Partai Gelora Indonesia Kota Semarang, Danan Setiawan mengatakan, tren positif Kota Semarang harus dapat dipertahankan bersama.

"Tentu tahun ini menjadi pengalaman besar bagi kita semua, dimana kita dapat secara nyata berkontribusi membangun Semarang yang lebih hebat.

Untuk itu mohon mas Hendi juga bisa terus memberikan motivasi kepada kami, agar kita dapat semakin bersemangat membangun Kota Semarang," paparnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved