Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Maut Tembok Balai Nikah Kementerian Agama Roboh Timpa 3 Pekerja Parepare

Tiga pekerja bangunan menjadi korban reruntuhan lisplang pengerjaan kantor Balai Nikah milik Kementerian Agama di Kelurahan Lapadde.

kompas.com
Tiga Pekerja Bangunan di Parapare Tertimpah Tembok Pekerjaan Balai Nikah, 1 Tewas 2 Kritis(SUDDIN SYAMSUDDIN) 

TRIBUNJATENG.COM, PAREPARE - Tiga pekerja bangunan menjadi korban reruntuhan lisplang pengerjaan kantor Balai Nikah milik Kementerian Agama di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Satu pekerja bangunan tewas dua lainya dalam kondisi kritis.

"Pengerjaan bangunan Balai Nikah milik Kementerian Agama, satu pekerja bangunan tewas, dua kritis."

"Saat itu, kami mendengar dentuman suara keras."

"Kami lari keluar rumah, ternyata sudah ada 3 pekerja bangunan tertidih tembok,“ kata Rizal, warga Lapadde, Minggu (27/9/2020).

Melihat kejadian itu, warga sekitar langsung melakukan evakuasi sambil menunggu ambulans dari Kota Parepare.

Ketiga korban itu dilarikan ke Rumah Sakit Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Korban tewas akan diantar ke kampung halamannya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Sementara itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TPK) pada proyek yang dikerjakan CV Karminda Mitra Bersama dengan menelan anggaran Rp 773.399.000.

“Dari hasil penyeledikan sejumlah pihak telah dimintai keterangan termasuk pemilik CV Karminda Mitra Bersama dan PPK Pekerjaan Balai Nikah itu," kata Kasat Reskrim Polres Parepare, Sulawesi Selatan, Iptu Asian Sihombing.

Asian menduga, pekerjaan bangunan Balai Nikah itu tidak sesuai dengan spesifikasi.

Dari data di lapangan Asian melihat semen dan cor terlihat rapuh.

“Sejumlah tembok dan cor yang runtuh terlihat rapuh. Namun, kami masih melakukan penyelidikan atas peristiwa itu," ungkap dia.

Sementara itu, PPK Pekerjaan Peroyek Kantor Balai Nikah Kota Parepare, Dominggus mengungkapkan, ia selalu memantau pengerjaan pembangunan kantor tersebut.

Ia menduga pekerja bangunan itu bekerja saat tembok dan cor belum kering.

“Kemungkinan akibat runtuhnya cor bagian depan bangunan Balai Nikah itu karena cor yang baru saja dilakukan, tukang langsung bekerja di atasnya," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Pekerja Bangunan Tertimpa Reruntuhan Tembok, 1 Tewas, 2 Kritis"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved