Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

jadwal Liga 1 2020

Jadwal Liga 1 2020 Mendadak Berubah, Coach Dragan Sebut 'Mereka seperti Amatiran'

Coach Dragan berang atas perubahan mendadak jadwal lanjutan Liga 1 2020. Pelatih PSIS itu bahkan menyebut PSSI amatiran.

Tayang:
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSSI melalui PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi Liga 1, mendadak mengubah jadwal.

Perubahan itu membawa dampak pada klub kebanggaan warga Jawa Tengah, PSIS Semarang.

Dalam jadwal baru itu, yang diketahui publik, Sabtu (26/9/2020) lalu, PSIS harus menghadapi tim tangguh, Bali United. 

Laga melawan tim berjuluk Serdadu Tridatu itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, 2 Oktober 2020 mendatang.

Dalam jadwal sebelumnya, PSIS akan melawat ke kandang Barito Putera, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, juga pada 2 Oktober.  

Laga PSIS kontra Barito Putera merupakan laga pekan keempat Liga 1 2020 yang seharusnya dilaksanakan pada bulan Maret silam, namun tertunda.

Alhasil, belum diketahui kapan tim PSIS akan bertemu Barito Putera.

Apa tanggapan pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, atas perubahan jadwal yang mendadak itu? 

Merespons soal kabar perubahan jadwal tersebut, Coach Dragan mengaku geram.

Sebab, menurut pelatih asal Montenegro ini, selama satu bulan persiapan timnya mempersiapkan taktik untuk menghadapi Barito Putera, bukan Bali United.

"Persiapan kami normal sebelum pertandingan terdekat tetapi masalahnya PSSI mengubah jadwal.

"Kami menyiapkan pertandingan melawan Barito satu bulan.

"Dan lima hari sebelum kompetisi jalan mereka merubah calon lawan kami," kata Dragan kepada Tribun Jateng, Minggu (27/9/2020).

"Mereka (PSSI) seperti amatiran dan tidak serius," tambahnya.

Menghadapi Bali United, Dragan mengaku, akan lebih memaksimalkan latihan tim lagi.

Mantan pelatih Borneo FC tersebut mengaku, Bali United saat ini menjadi klub terbaik di Indonesia.

Hal itu ditandai dengan bertaburnya pemain bintang berlabel tim nasional di tim Bali United.

"Bali United adalah tim terbaik di Liga 1.

"Tapi kami mencoba untuk menang. Kami selalu bermain untuk menang," katanya.

Saat menghadapi Bali United, 2 Oktober nanti, PSIS tidak akan tampil komplet.

Sebab, ada beberapa pemain yang belum bergabung.

Antara lain dua pemain asing yang masih berada di negaranya, Bruno Silva dan Flavio Beck Junior.

Selain itu Tegar Infantrie Sukamto yang menjalani pendidikan TNI AU dan pemain muda Pratama Arhan Alief, yang menjalani TC bersama Timnas U-19 di Kroasia, kemungkinan absen.

"Kami menyadari tidak komplet secara tim karena ada beberapa pemain kami yang belum bergabung.

"Kami akan mencoba berjuang untuk menang 100 persen.

"Selalu!" tegasnya.

Adapun untuk pertandingan selanjutnya pascabertemu Bali United, PSIS akan bertemu tim tuan rumah Persita Tangerang di Stadion Kelapa Dua SC, Tangerang, 10 Oktober mendatang. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved