Breaking News:

Irjen Ahmad Luthfi : Pelanggar Protokol Kesehatan, Akan Ditindak Tegas

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi tidak mentolerir pelanggar protokol kesehatan dan akan memberikan tindakan tegas.

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi tidak mentolerir pelanggar protokol kesehatan dan akan memberikan tindakan tegas kepada siapa saja yang dengan sengaja mengadakan kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan, seusai melakukan kunjungan kerja di Polres Pemalang, Selasa (29/9/2020).

"Sejak peristiwa konser dangdut yang digelar di Kota Tegal atas nama W bin S kita tetapkan tersangka.'

Rencananya, hari Rabu (30/9/2020) tersangka akan diperiksa oleh petugas," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Menurutnya, hingga hari ini pihaknya sudah memeriksa 19 orang saksi terkait konser dangdut yang digelar wakil ketua DPRD Kota Tegal.

"Dari hasil koordinasi penyidik, tersangka W kooperatif saat dilakukan pemeriksaan. Sehingga tidak ada alasan, penyidikan akan berjalan terus, dengan memperhatikan beberapa alat bukti yang telah diamankan," ujarnya.

Kemudian, mengenai apakah ada kemungkinan adanya tersangka lain, Kapolda belum dapat memastikan karena menunggu hasil pengembangan.

"Untuk sementara, hasil pengembangan belum. Nanti perkembangan atas pertimbangan penyidik yang akan kita kembangkan lebih lanjut," imbuhnya.

Terkait adanya konser dangdut di Kota Tegal, Kapolda Jateng mengimbau, agar masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran.

"Kiranya ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk masyarakat, bahwa di tengah covid-19, kita harus mengedepankan protokol kesehatan, sebagaimana kebijakan pemerintah yang telah dilakukan," tandasnya.

Pihaknya menambahkan, telah memerintahkan jajarannya untuk menegakkan hukum terkait dengan problem solving di tengah pandemi Covid-19.

"Dari 35 Kapolres jajaran Polda Jawa Tengah, saya meminta untuk menegakkan hukum secara bersama-sama, equality before the law, semua sama di muka hukum terkait dengan problem solving yaitu pandemi," tambahnya. (*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved