Breaking News:

PSIS Semarang

Kecewa Liga 1 Mendadak Ditunda, Hari Nur: Saya Tidak Bisa Berkata-kata Apalagi, Speechless. . .

Kami sudah melakukan persiapan tapi kompetisi yang segera akan dimulai justru harus ditunda

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Selebrasi Hari Nur usai mencetak gol ke gawang Semen Padang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bomber PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto mengaku cukup kecewa dengan pemberitahuan mendadak soal batalnya lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 digelar pada Oktober tahun ini.

"Saya tidak bisa berkata-kata apalagi. Speechless dengan situasi yang ada ini.

Kami sudah melakukan persiapan tapi kompetisi yang segera akan dimulai justru harus ditunda.

Secara pribadi cukup sedih dan kecewa.

Tapi mau bagaimana lagi, kita harus mengikuti aturan yang ada," kata Hari Nur kepada Tribunjateng.com, Rabu (30/9/2020).

Penundaan Liga 1 dan Liga 2 tersebut sesuai dengan press rilis yang disampaikan ketua umum PSSI, Mochammad Iriawan pada Selasa (29/9) kemarin.

Dalam rilis tersebut, tertulis bahwa pihak PSSI menghormati keputusan pihak kepolisian yang belum akan memberikan izin penyelanggaran kompetisi sepakbola.

Hal tersebut karena kasus covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

"Menyikapi hal ini, PSSI menghormati dan memahami keputusan ini yang menunda atau mengizinkan Liga 1 dan Liga 2 diputar kembali dengan alasan adi atas tadi.

Pertimbangan kesehatan dan kemanudiaan menjadi yang paling utama," jelas Iriawan dalam press rilisnya.

Kompetisi tertinggi tanah air itu terpaksa harus ditunda selama satu bulan ke depan.

Terbaru, melalui surat PT. Liga Indonesia Baru (LIB) pada Rabu (30/9) yang ditandatangani Direktur utama LIB, Akhmad Hadian Lukita menyebut akan ada penyesuaian jadwal pertandingan yang harus diundur tersebut.

"Berkaitan dengan hal tersebut di atas maka LIB memyatakan menunda bergulirnya
kembali kompetisi Liga 1 dan Liga 2-2020 selama satu bulan dan akan dilakukan
penyesuaian kembali jadwal pertandingan, jadwal terkait pelaksanaan PCR Swab Test
serta jadwal transportasi maupun akomodasi.

Adapun segala perkembangan akan segera dikomunikasikan pada kesempatan pertama," demikian isi surat bernomor 381/LIB-KOM/IX/2020 tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved