Breaking News:

Opini: Memotret Pandemi Covid-19 Dengan Data

Melalui data seseorang dapat menganalisis, menggambarkan, atau menjelaskan suatu keadaan. Proses pengumpulan data perlu dilakukan seperti memotret.

Editor: Vito
grafis/bram/tribunjateng
hayu wuranti 

Hayu Wuranti
Statistisi Ahli Madya BPS Jateng

Memotret adalah kegiatan mengambil gambar suatu obyek dengan memakai kamera. Memotret berbeda sekali dengan melukis. Obyek yang dipotret akan tergambar apa adanya lewat foto. Kamera dalam mengambil gambar bagaikan mata polos apa adanya.

Data merupakan suatu kumpulan yang terdiri dari fakta-fakta untuk memberikan gambaran yang luas terkait dengan suatu keadaan. Seseorang yang akan mengambil sebuah kebijakan atau keputusan, umumnya akan menggunakan data sebagai bahan pertimbangan.

Melalui data seseorang dapat menganalisis, menggambarkan, atau menjelaskan suatu keadaan. Proses pengumpulan data perlu dilakukan seperti memotret. Dengan memotret, data yang diperoleh akan lebih obyektif.

Data akan lebih terpercaya dan mampu menggambarkan kenyataan dengan baik. Data juga akan menghasilkan informasi-informasi yang tepat guna dalam memperoleh solusi masalah dan mengambil keputusan.

Permasalahan dalam menangani pandemi covid-19 salah satunya adalah hal yang berhubungan dengan data. Permasalahan ini terlihat dari ketidaksinkronan data yang dihasilkan tiap lembaga pemerintah. Satu bukti dari ketidaksinkronan ini adalah masih adanya perbedaan data jumlah kasus positif corona.

Silang sengkarut data ini kemudian merembet ke permasalahan pembagian bantuan sosial untuk wilayah yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Adanya perbedaan data yang terdapat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Program Keluarga Harapan, dan Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai berujung pada kericuhan saat pemberian bantuan sosial. Ada warga yang mendapatkan bantuan ganda, namun ada juga warga yang tidak mendapat bantuan sosial sama sekali.

Amburadulnya data penerima telah membuat bansos banyak yang tidak tepat sasaran, sehingga pangkalnya tak mampu menahan dampak covid-19 terhadap penurunan pendapatan masyarakat.

Sistem Integrasi Data

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved