Breaking News:

Berita Pekalongan

2.845 Jiwa di 3 Desa di Kabupaten Pekalongan Kekurangan Air Bersih

Dampak musim kemarau mulai dirasakan oleh masyarakat. Warga di sejumlah desa di Kabupaten Pekalongan mulai

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
IST
BPBD Kabupaten Pekalongan saat droping air bersih di Kecamatan Wonopringgo. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dampak musim kemarau mulai dirasakan oleh masyarakat.

Warga di sejumlah desa di Kabupaten Pekalongan mulai kesulitan air bersih akibat debit sumur menyusut.

Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan mulai melakukan droping air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Raharjo mengatakan ada 2.845 jiwa warga di tiga desa di Kabupaten Pekalongan mendapatkan bantuan air bersih dari pemerintah daerah.

"Hingga saat ini BPBD sudah melakukan dropping 4 tangki air bersih di 3 lokasi.

Yakni, sebanyak 2 tangki dengan kapasitas tiap tangki 5.000 liter di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Kandangserang untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi 392 kepala keluarga atau 1.760 jiwa."

"Lalu di Desa Karangdadap, Kecamatan Karangdadap satu tangki 5.000 liter untuk 220 KK atau 565 jiwa, dan di Des Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo untuk 141 KK atau 520 jiwa," kata Budi saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (4/10/2020).

Menurutnya dropping air bersih sementara dilakukan seminggu dua kali.

"Untuk jadwal kita masih rekap dan mendata apakah ada lagi desa yang kekurangan air bersih," ujarnya.

Kemudian, untuk mengantisipasi kemungkinan krisis air bersih, Pemkab sudah menyiapkan tiga mobil tangki air bersih, yakni dua di BPBD dan satu di PDAM.

"Untuk truk tangki air bersih milik BPBD, semuanya kapasitas 5000 liter dan untuk PDAM kapasitas 4.000 liter," imbuhnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved