Berita Video
Video 73 Sepeda Ikuti Kontes Java Bike Festival
73 sepeda berbagai bentuk dan modifikasi ikuti kontes sepeda Java Bike Festival di Sentraland Semarang, Minggu (4/10).
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video 73 sepeda ikuti kontes Java Bike Festival.
Sebanyak 73 sepeda berbagai bentuk dan modifikasi mengikuti kontes sepeda Java Bike Festival di Sentraland Semarang pada Minggu (4/10). Bak seperti kontes otomotif, sepeda-sepeda yang dikonteskan tersebut benar-benar mengalami proses modifikasi yang sangat bagus sehingga tak hanya bisa digunakan untuk bersepeda namun juga nampak enak dipandang mata.
Selain modifikasi, dalam kontes tersebut juga ada sepeda yang menjaga orisinalitas sepeda dengan mempertahankan warna dan pernak-pernik lain di sepeda tersebut seperti baru keluar dari pabrik. Sepeda yang orisinil ini merupakan sepeda klasik dan bukan sepeda keluaran terbaru.
Diketahui bahwa dalam kontes tersebut setidaknya terbagi dalam berbagai macam kelas, seperti kelas sepeda lipat (Seli), Kelas Sepeda Minion, dan Kelas sepeda modifikasi umum. Dalam penjurian tersebut terdapat beberapa aspek nilai yang digunakan yakni seperti jenis modifikasi, cat pemilihan warna dan tema modifikasi.
Ketua Acara Java Bike F
estival, Ibnu Kusuma mengatakan bahwa kontes sepeda ini merupakan rangkaian acara Java Bike Festival yang pertama kali pihaknya gelar. Menurutnya rangkaian kegiatan yang dimulai pada tanggal 1 Oktober sampai hari ini ((4/10) terdiri dari bursa sepeda, Jumpa antar komunitas sepeda, lelang sepeda dan kontes sepeda.
"Untuk kontes sepeda ini diikuti 80 peserta, namun ada 7 yang mengundurkan diri karena berbagai alasan. Pesertanya dari berbagai daerah di Jawa tengah. Seperti Pekalongan, Salatiga, Semarang dan Wonogiri. Yang paling jauh Wonogiri," katanya
Ia sangat mengapresiasi peserta kontes Java Bike Festival . Dilihat bentuk dan jenis modifikasi, ditaksir nilai modifikasi sepeda itu senilai harga motor bahkan mobil. Hal itu pun juga disampaikan oleh para peserta saat ditanyai oleh panitia acara.
"Kegiatan ini juga menyambut soft opening dari Ghozyland Milenial Shop yang hanya kegiatan sederhana. Namun antusias dari pesepeda sangat besar sehingga kami buat event lebih besar. Kedepan acara ini akan kami buat tidak hanya di Semarang namun di kota-kota lainnya juga " katanya.
Kegiatan ini pun tidak hanya menjadi ajang kompetisi dari para modifikator sepeda, namun juga menarik antusias warga yang ingin melihat. Hal itu terlihat dari hadirnya banyak warga yang ingin melihat kontes sepeda. Salah satunya yakni Nasoka. Menurutnya ada beberapa sepeda yang menampilkan spesifikasi modifikasinya sehingga menjadi inspirasi untuk memodifikasi sepedanya.
"Ada (sepeda) yang pasang crankset dan rantai yang bagus. Niatnya mau nyari produk yang sama untuk dipasang di sepeda," pungkasnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :