Debit Sungai Jajar Surut, PUDAM Demak Sulit Pasok Air ke Pelanggan
Beberapa pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minim (PUDAM) Demak kesulitan mendapatkan air bersih.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Beberapa pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minim (PUDAM) Demak kesulitan mendapatkan air bersih. Hal ini terjadi dalam beberapa hari ini.
Menanggapi kejadian ini, Kepala Cabang Demak Barat Iin Syariah mengatakan, penyebabnya kejadian ini adalah minimnya debit air baku Sungai Jajar.
"Maka operasi pengolahan dan distribusi air ke pelanggan jadi tergganggu."
"Adapun wilayah yang terkena dampaknya adalah Demak Kota, Jogoloyo, Wonosalam, Kalicilik, Karangmlati, Mangunjiwan, Katonsari, Kalikondang, Kendaldoyong, Karangrejo, Pulosari, Karangsari, Karangtowo," kata Iin dalam keterangan tertulisnya.
Dihubungi Tribunjateng.com, Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Demak, Qumarul Huda membenarkan kejadian tersebut.
"Habis disedot petani," jawabnya singkat menjelaskan penyebab debit di Sungai Jajar surut, kepada Tribunjateng.com, Sabtu, (10/10/2020).
Atas kejadian, kata dia, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dampak-kemarau-di-kudus-meluas_20180830_190801.jpg)